Sementara Camat Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten, Ujang Suhariman mengaku telah menindaklanjuti robohnya bangunan irigasi program P3-TGAI yang dibangun beberapa hari lalu oleh kelompok tani di desa Bojongmanik.
“Iya memang benar kondisi irigasi roboh dan kami telah meminta kelompok tani yang mendapatkan program tersebut bertanggungjawab, walau beberapa hari lalu telah diserah terimakan kepada pemerintah desa setempat,” kata Ujang, melalui sambungan telepon, Senin (20/10/2025).
Menurutnya, saat ini kelompok tani Desa Bojongmanik sedang melakukan perbaikan terhadap irigasi yang roboh, sebagai tanggungjawab yang mendapatkan program.
“Kami melihat material bangunan sesuai spesifikasi, mungkin cuma kurang dalam saja menggali tanahnya, sehingga roboh tidak kuat menahan beban,” ujarnya.
Ujang menegaskan, dia akan melakukan pengawasan langsung, agar program yang masuk ke wilayahnya tidak bermasalah dan ke bermanfaatannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Karena, lanjut Ujang, P3-TGAI ini
sebuah program padat karya tunai dari Kementerian PUPR untuk memperbaiki, merehabilitasi, atau meningkatkan jaringan irigasi di tingkat desa dengan melibatkan partisipasi aktif kelompok tani. Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi air, produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, dan mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kami akan terus mengawasinya, agar tidak terjadi masalah,” tutur Ujang.
Hingga berita ini publish Dailyhits masih mengupayakan konfirmasi pihak pelaksana proyek. ***
Halaman : 1 2







