“Ini merupakan aksi keresahan, kami sudah bertahun-tahun merasakan dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang pasir,,” tambahnya.
Kehadiran tambang pasir menurut Udin, lebih banyak menimbulkan dampak negatif ketimbang positif terhadap warga. Karena itu mereka mendesak agar pemerintah turun tangan dan melakukan penutupan.
“Kami disini sudah terlalu disusahkan dengan aktivitas tambang, karena ini sudah keterlaluan. Kami menunggu aksi nyata Pemkab Lebak dan Pemprov Banten untuk menindak aktivitas tambang,” terangnya.
Aksi warga berjalan di beberapa lokasi tambang yang berada di Kecamatan Cimarga. Warga juga mendatangi dan meminta aktivitas tambang ditutup dengan menempel spanduk yang bertuliskan segel. ***
Halaman : 1 2





