“Posisi saya lagi di kantor desa, di rumah ada anak dan cucu. Api dari atas terus langsung cepat membesar,” ujar dia.
Dirinya bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat dari peristiwa tersebut. Namun seluruh harta benda dan dokumen penting tak ada satu pun yang bisa diselamatkan.
“Beberapa sertifikat rumah, ijazah, BPKB motor dan mobil, dan uang Rp150 juta ludes semua enggak ada yang selamat. Tapi alhamdulillah, nyawa terselamatkan semua,” tutur Jaenudin.
Halaman : 1 2







