Kata Sofwan, konten Magistra dibuat oleh setiap siswa dan dewan guru dan melalui beberapa proses layaknya majalah pada umumnya.
“Bisa diakses dimanapun dan kapanpun melalui Link yang diberikan. Yang mengisi kontennya juga siswa, dewan guru. Ada karya sastra, puisi, cerpen juga yang ditayangkan,”tuturnya.
Kata Sofwan, Magistra direncanakan akan tayang dalam 2 edisi setiap tahunnya. “Jadi setiap launching, link akan disebarluaskan via media sosialagar masyarakat juga bisa mudah mengakses,”pungkasnya.
Sementara Kepala SMA Negeri 1 Rangkasbitung, Ucu Lena Murtadewi berharap hadirnya Magistra dapat menjadi panduan bagi para pelajar untuk menciptakan sejarah kepenulisan mereka.
“Magistra menjadi wadah untuk mempromosikan segala sesuatu tentang SMA Negeri 1 Rangkasbitung juga sarana melatih kepenulisan para pelajar,”tandasnya. (Abd/Red)
Halaman : 1 2





