Terbongkar Alasan Banyaknya Warga Mengunjungi Museum Multatuli, Ternyata …

- Penulis

Jumat, 30 September 2022 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu miniatur yang berada di dalam museum Multatuli Rangkasbitung. (Dailyhits/Jalu)

Salah satu miniatur yang berada di dalam museum Multatuli Rangkasbitung. (Dailyhits/Jalu)

Sementara Edukator Pertama Museum Multatuli, Siti Nur Hasanah menyatakan keberadaan museum Multatuli berhasil menyedot perhatian masyarakat karena menyuguhkan segudang sejarah dan rahasia.

Ya, nama Multatuli terkenal karena dia menulis sebuah mahakarya yang mengguncangkan dunia dan pesannya pun menggema secara internasional dikalangan penulis cendekiawan.

“Karya yang dia tulis mengenai pertentangan eksploitasi dan penindasan kolonial Belanda di Jawa dengan Judul Max Havelaar, karya sastra yang ditulis dengan sangat jujur dan menjadi karya sastra yang sangat penting,”bebernya.

Baca Juga :  Festival Seni Multatuli 2022 Pertontonkan Adat Istiadat Kab. Lebak

Lebih lanjut, Multatuli merupakan salah satu pelopor Belanda yang menentang sistem kolonialisme yang kejam yang dilakukan oleh kalangan sendiri.

“Karena dia tidak tahan dan kecewa terhadap penindasan dan kekejaman yang dilakukan oleh penguasa lokal maupun kolonial terhadap Rakyat Banten khusunya Lebak, hal ini pula yang menjadi faktor ia membuat karya sastra yang berjudul Max Havelaar,”kata Hasanah seorang yang hapal sejarah.

Baca Juga :  Pemkab Lebak Gratiskan Biaya BPHTB untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Ia berharap, Museum Multatuli ini semakin diminati baik oleh warga Lokal maupun Mancanegara.

“Kan, di Museum ini banyak miniatur Peninggalan Berdirinya Kabupaten Lebak disimpan,”harapnya.

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50