Tertarik Bisnis SPBU Pertamina? Ada Paket Murahnya Loh, Yuk Disimak!

- Penulis

Senin, 24 Oktober 2022 - 08:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO ILUSTRASI Pertalite. (Pojok Bogor)

FOTO ILUSTRASI Pertalite. (Pojok Bogor)

SPBU mini biasanya ada di tempat-tempat terpencil, seperti di pedesaan atau perkampungan yang jauh dari kota. Hal itu karena lahan yang dibutuhkan untuk mendirikannya pun lebih sempit.

Di bawah ini adalah paket bisnis franchise Pertashop yang ditawarkan oleh Pertamina.

Tipe Gold: Modal yang dibutuhkan adalah Rp250 juta. Semuanya sudah mencakup biaya pengiriman dan biaya pembangunan Pertashop.

Sementara itu untuk lahan, harus menyediakannya sendiri. Paling bagus jika lahan itu adalah lahan milik sendiri.

Produk yang dijual adalah Pertamax sebesar Rp20 juta dengan rincian:

  • Biaya beli yang murah mencapai Rp8.150 per liter.
  • Keuntungan bisa mencapai Rp850 per liter.
  • Pendapatan per hari bisa mencapai Rp400 liter per hari.
  • Pengembalian modal maksimal hingga 5 tahun.
Baca Juga :  Penetapan Calon Kades Dua Desa di Malingping Berjalan Aman, Camat Ingatkan soal Visi-Misi

Tipe Platinum: Modal yang dibutuhkan adalah Rp400 juta. Semuanya sudah mencakup biaya pembangunan Pertashop dan instalasinya.

Produk yang dijual adalah Pertamax sebesar Rp70 juta dengan rincian:

  • Biaya beli yang murah mencapai Rp8.400 per liter.
  • Keuntungan bisa mencapai Rp600 per liter.
  • Pendapatan per hari bisa mencapai Rp1.000 liter per hari.
  • Pengembalian modal maksimal hingga 4 tahun.
  • Bisa menjual Pelumas Pertamina dan Bright Gas.
Baca Juga :  Kab. Lebak Jadi yang Pertama Launching e-Walidata, Ini Sederet Manfaatnya

Tipe Diamond: Modal yang dibutuhkan adalah Rp500 juta. Semuanya sudah mencakup biaya pembangunan Pertashop dan instalasinya.

Produk yang dijual adalah Pertamax sebesar Rp70 juta dengan rincian:

  • Biaya beli yang murah mencapai Rp 8.565 per liter.
  • Keuntungan bisa mencapai Rp 435 per liter.
  • Pendapatan per hari bisa mencapai Rp 3.000 liter per hari.
  • Pengembalian modal maksimal hingga 3 tahun.
  • Bisa menjual Pelumas Pertamina dan Bright Gas.

 

Berita Terkait

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi
Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Selasa, 1 September 2026 - 22:40

Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus

Berita Terbaru

Advertorial

Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia

Rabu, 2 Sep 2026 - 11:45