Warga Lebak Keluhkan Bau Menyengat Diduga dari Usaha Pengolahan Tulang Ayam

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pekerja saat melakukan aktivitas pengolahan tulang ayam. (Istimewa)

Sejumlah pekerja saat melakukan aktivitas pengolahan tulang ayam. (Istimewa)

DAILYHITS – Warga Kampung Tambakbaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mengeluhkan bau tak sedap yang diduga berasal dari aktivitas sebuah usaha pengolahan tulang ayam di wilayah mereka.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bau menyengat mulai tercium sejak usaha tersebut beroperasi sekitar dua bulan lalu. Menurutnya, aroma tidak sedap itu muncul setiap kali proses pengolahan berlangsung, dan sudah dirasakan selama kurang lebih tiga minggu terakhir.

Baca Juga :  Idul Adha 1447 H, Jayabaya Sebar 124 Hewan Kurban untuk Masyarakat

“Baunya minta ampun, bikin bengek sama nyesek di dada. Saya takut nanti jadi penyakit, apalagi sekarang lagi musim hujan, udara lembap, jadi makin terasa,”kata dia, Rabu (29/10/2025).

Warga lainnya menuturkan, bau tersebut membuat aktivitas di luar rumah menjadi terganggu. Tak jarang warga harus menutup hidung atau bergegas masuk ke rumah saat aroma busuk mulai menyebar.

“Lokasi usahanya dekat, sekitar 300 meter dari Kantor Desa Tambakbaya. Kami minta pemerintah turun tangan karena ini sudah mengganggu kenyamanan dan kesehatan,” tambahnya.

Baca Juga :  Volume Sampah di Lebak Tembus 100 Ton Perhari selama Libur Lebaran 2023

Warga juga mengaku belum mengetahui apakah usaha pengolahan tulang ayam itu memiliki izin resmi atau tidak. Menurut informasi yang beredar, usaha tersebut memanfaatkan ayam tiren (ayam mati sebelum disembelih) untuk diambil tulangnya, lalu digiling menjadi bahan pakan ikan lele.

DLH Lebak Akan Tindaklanjuti Laporan Warga

Berita Terkait

Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga
DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa
Kapolri Rombak Jajaran Polda Banten, Sejumlah Posisi Strategis Berganti
GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran
Cek Kesehatan Gratis Tertinggi Kedua Nasional, Dinkes Banten Perkuat Pemerataan Layanan
26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital
Komisi III DPRD Kabupaten Serang Kawal Optimalisasi PAD dan Peningkatan Layanan RSDP

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:48

Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05

DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:58

Kapolri Rombak Jajaran Polda Banten, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:32

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:48

Cek Kesehatan Gratis Tertinggi Kedua Nasional, Dinkes Banten Perkuat Pemerataan Layanan

Berita Terbaru