Warga Lebak Keluhkan Bau Menyengat Diduga dari Usaha Pengolahan Tulang Ayam

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pekerja saat melakukan aktivitas pengolahan tulang ayam. (Istimewa)

Sejumlah pekerja saat melakukan aktivitas pengolahan tulang ayam. (Istimewa)

DAILYHITS – Warga Kampung Tambakbaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mengeluhkan bau tak sedap yang diduga berasal dari aktivitas sebuah usaha pengolahan tulang ayam di wilayah mereka.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bau menyengat mulai tercium sejak usaha tersebut beroperasi sekitar dua bulan lalu. Menurutnya, aroma tidak sedap itu muncul setiap kali proses pengolahan berlangsung, dan sudah dirasakan selama kurang lebih tiga minggu terakhir.

Baca Juga :  Warga Lebak Yuk Bayar Pajak, 793.139 SPPT PBB-P2 Sudah Didistribusikan ke Seluruh Desa

“Baunya minta ampun, bikin bengek sama nyesek di dada. Saya takut nanti jadi penyakit, apalagi sekarang lagi musim hujan, udara lembap, jadi makin terasa,”kata dia, Rabu (29/10/2025).

Warga lainnya menuturkan, bau tersebut membuat aktivitas di luar rumah menjadi terganggu. Tak jarang warga harus menutup hidung atau bergegas masuk ke rumah saat aroma busuk mulai menyebar.

“Lokasi usahanya dekat, sekitar 300 meter dari Kantor Desa Tambakbaya. Kami minta pemerintah turun tangan karena ini sudah mengganggu kenyamanan dan kesehatan,” tambahnya.

Baca Juga :  Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Warga juga mengaku belum mengetahui apakah usaha pengolahan tulang ayam itu memiliki izin resmi atau tidak. Menurut informasi yang beredar, usaha tersebut memanfaatkan ayam tiren (ayam mati sebelum disembelih) untuk diambil tulangnya, lalu digiling menjadi bahan pakan ikan lele.

DLH Lebak Akan Tindaklanjuti Laporan Warga

Berita Terkait

Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi
Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026
Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas
Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten
Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya
HUT RI ke-81 Kecamatan Cibadak, Ratusan Peserta Gebyar Lari 5 Kilometer
Bukan Cuma Sidang, Puluhan Advokat PERADI Rangkasbitung Adu Seru Rayakan HUT RI ke 81
Pemuda Tapos Caang Garap Film “Sang Saka Merah Putih”, Angkat Kisah Bendera Warisan Pejuang

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:40

Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:58

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:48

Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:30

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:04

Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya

Berita Terbaru

Serentaun Cisungsang, di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Berita Terbaru

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Senin, 31 Agu 2026 - 09:58