DAILYHITS.ID – Acara Kemah Kebangsaan pertama tingkat Provinsi Banten Berlangsung di wisata Alam Kampung 165, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang Banten.
Kegiatan ini mengusung tema ‘Merawat Tradisi, Menjaga Alam, Merajut Harmoni’ dengan melibatkan mahasiswa, pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan.
Ketua Kordinator Kegiatan, Eman Sulaeman, mengatakan kemah kebangsaan ini menjadi wadah persatuan sekaligus upaya menjaga lingkungan.
“Kegiatan hari ini itu kemah kebangsaan Provinsi Banten, kita ngumpulin beberapa organisasi dari kemahasiswaan, dari pelajar, terus kemudian dari organisasi kemasyarakatan.”Ujar Eman usai acara dislusi kepada wartawan, Sabtu malam (23/8/2025).
“Tujuan pertama, kami menghimpun teman-teman dari pelajar, mahasiswa, organisasi untuk bersatu, terutama bagaimana kita menjaga alam,”tambahnya.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan, persatuan itu tidak hanya untuk menjaga alam, tetapi juga untuk Indonesia, khususnya Provinsi Banten.
Selain diskusi, peserta juga melaksanakan kegiatan nyata berupa penaburan benih ikan di sungai serta penanaman 10 ribu pohon yang dijadwalkan berlangsung besok.
“Materi dalam diskusi tadi banyak soal bagaimana kita harus melindungi alam. Organisasi pelajar maupun mahasiswa bisa bersama tokoh masyarakat dan pemerintah berkolaborasi untuk mencintai alam kita,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber menekankan bahwa menjaga alam tidak bisa dilakukan sendirian.
“Kalau pemerintah tanpa controlling dari mahasiswa dan masyarakat, ini khawatir ke depan tidak ada visi dan misi yang sama untuk pemberdayaan itu,” disampaikan dalam forum.
Di tempat yang sama Dukungan juga datang dari DPRD Kabupaten Serang Komisi IV. Ahmad Muhibin, Ia mengapresiasi pelaksanaan Kemah Kebangsaan pertama di Banten.
“Saya mengapresiasi kegiatan kemah kebangsaan yang diadakan oleh adik-adik mahasiswa. Diskusi kebangsaan pada malam hari ini bagian dari proses mengisi kemerdekaan,” ujar Muhibin
Ia mengatakan Mahasiwa melakasakan kegiatan nyata dengan berbagai rangkayan kegiatan muali dari diskusi memanam pohon.
Bukan hanya diskusi, pada akhirnya mahasiswa melaksanakan kegiatan nyata tabur benih ikan dan juga penanaman pohon,” tuturnya.
Muhibin juga menyampaikan makana dari kegiatan ini bisa menghasilkan sedekah protein yang bermanfaat bagi masyarakan.
“penanaman pohon bisa dimaknai sebagai sedekah oksigen, sementara penaburan benih ikan merupakan bagian dari sedekah protein bagi masyarakat” pungkasnya.***







