PWI Serang Raya Kutuk Pengeroyokan Wartawan, Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus!  

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Watrawan sedang di intimidasi oleh oknu kemanana di PT Genesis Regeneration Smelting, saat meliput penyegelan pabrik yang berlokasi di Modern Cikande, Kabupaten Serang oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kamis (21/8/2025). (Foto : Istimewa/Dailyhits).

Watrawan sedang di intimidasi oleh oknu kemanana di PT Genesis Regeneration Smelting, saat meliput penyegelan pabrik yang berlokasi di Modern Cikande, Kabupaten Serang oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kamis (21/8/2025). (Foto : Istimewa/Dailyhits).

DAILYHITS.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Serang Raya mengecam keras aksi pengeroyokan yang dialami sejumlah wartawan di Provinsi Banten.

Mereka dikeroyok oleh pihak keamanan  PT Genesis Regeneration Smelting, saat meliput penyegelan pabrik yang berlokasi di Modern Cikande, Kabupaten Serang oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kamis (21/8/2025).

“Insiden ini melukai semangat kebebasan pers. Wartawan di Banten berduka atas insiden ini,” kata Ketua PWI Serang Raya, Engkos Kosasih.

Engkos memastikan, PWI akan melakukan pendampingan hukum terhadap kasus ini. Apalagi, kasus tersebut melibatkan anggota PWI Serang Raya yang menjadi korban penyanderaan.

“Saat ini kita sedang melakukan advokasi, untuk mendampingi korban,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kunjungi Wartawan Korban Pengeroyokan di Serang, Menteri LH Minta Polisi Tuntaskan Kasus Hingga ke Pucuk

Engkos meminta Kepolisian bergerak cepat mengusut kasus tersebut agar tidak menimbulkan gejolak yang berkepanjangan.

“Saya harap polisi bergerak cepat menangkap pelaku pengeroyokan,” pungkasnya.

Sebelumnya ketegangan terjadi saat wartawan hendak meliput penyegelan pabrik yang dilakukan KLH. Petugas keamanan mendorong-dorong wartawan yang mengambil gambar.

Padahal di lokasi juga terdapat staf dari KLH. Namun, tiba-tiba sekelompok orang muncul, dan langsung melakukan intervensi kepada para wartawan.

Sekelompok itu bahkan melakukan pengejaran, penyanderaan hingga Pengeroyokan pada wartawan yang tengah bertugas menulis berita.

Hendi wartawan Jawa Pos TV ini mengaku mendapat intimidasasi dari sejumlah petugas keamanan. Ia pun sempat disandera, namun beruntung bisa menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Tahun 2025, Ekonomi Banten Bergerak Rp74 Triliun dari Sektor Pertanahan

“Saya dan rekan yang lain dikejar-kejar,

saya juga sempat disandera. Namun karena ada wartawan yang berdomisili di sana saya diselamatkan,” kata Hendi.

Anggota PWI Serang Raya ini menyebut bahwa ada wartawan yang menjadi korban pengeroyokan, bernama Rifki. Rifki yang merupakan wartawan Tribun Banten tersebut dilarikan ke rumah sakit.

“Rifki yang jadi korban pemukulan, rekan yang lain kabur. Sekarang Rifki dilarikan ke RS,” katanya.

Sementara Rifki, mengaku mengalami sakit di sekujur badan. Ia akan melakukan visum dan melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian.

“Parah bang, sakit semua badan. Bonyok digebukin. Sekarang saya di jalan mau ke RS,” Pungkasnya.***

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru