RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Pemerintah Kabupaten Serang dan pihak jajaran perusahaan PT Indah Kiat Tbk Serang. Dok (Dir/Totalbanten.com)

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Pemerintah Kabupaten Serang dan pihak jajaran perusahaan PT Indah Kiat Tbk Serang. Dok (Dir/Totalbanten.com)

DAILYHITS.ID – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq mendorong pemerintah daerah memanfaatkan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) milik PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk di Kabupaten Serang untuk membantu mengatasi persoalan sampah.

Hanif menilai fasilitas RDF tersebut memiliki kapasitas sangat besar. Kapasitas terpasangnya mencapai sekitar 8.100 ton per hari dan berpotensi menjadi salah satu fasilitas RDF terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

“Dengan beroperasionalnya 8.100 ton per day RDF ini suatu kapasitas yang cukup sangat besar,” kata Hanif saat ditemui di PT Indah Kiat Tbk Serang, Rabu (2/9/2026).

Menurut Hanif, kapasitas besar tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal. Terutama untuk membantu mengurangi persoalan sampah di Kabupaten Serang dan Kota Serang.

Namun, pemanfaatan RDF membutuhkan pasokan sampah yang cukup dan sudah melalui proses pemilahan.

“Kita berharap bahwa kapasitas yang cukup besar tadi mampu didayagunakan untuk mendorong penyelesaian sampah di Kabupaten Serang dan Kota Serang pada khususnya dan kemudian di sekitarnya pada umumnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Respon Cepat Bawaslu Banten soal Putusan MK, Minta KPU Segera Sosialisasi soal Aturan Kampanye

Hanif mengatakan PT Indah Kiat terbuka untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menyerap sampah sebagai bahan baku RDF.

Syaratnya, sampah yang dikirim harus sudah dipilah agar sesuai dengan kebutuhan RDF.

“Perusahaan sangat terbuka untuk berkoordinasi, berkolaborasi dalam rangka penyerapan bahan baku RDF tentu yang terpilah,” katanya.

Hanif menilai persoalan sampah tidak cukup diselesaikan dengan membangun tempat pengolahan. Masyarakat juga harus dibiasakan memilah sampah sejak dari rumah.

Karena itu, dia meminta PT Indah Kiat ikut membantu pemerintah daerah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah.

“Kita telah minta pimpinan Pulp and Paper, Indah Kiat Pulp and Paper untuk kemudian mendukung langkah-langkah Bupati Serang dalam memberikan edukasi dan contoh-contoh konkret terkait dengan pilah sampah,” ujarnya.

Baca Juga :  Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!

Selain persoalan sampah, Hanif juga menyoroti kebutuhan bahan baku industri kertas yang sangat besar. Menurut dia, industri kertas di Indonesia membutuhkan sekitar 14 juta ton bahan baku setiap tahun.

Sekitar 7 juta ton kebutuhan tersebut berasal dari virgin pulp atau bahan baku dari hutan tanaman industri. Sementara sisanya berasal dari kertas bekas.

Namun, sebagian kebutuhan kertas bekas masih harus dipenuhi melalui impor.

“Kita juga punya potensi sampah dari kertas dan plastik yang cukup berlimpah,” kata Hanif.

Sementara itu, Direktur Sustainability PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Serang Heppy Moiras mengatakan fasilitas RDF di perusahaan tersebut sudah beroperasi secara bertahap.

Menurut Heppy, fasilitas yang ditinjau Hanif merupakan RDF tahap ketiga dengan kapasitas lebih besar dibanding tahap sebelumnya.

Editor : Engkos Kosasih

Berita Terkait

Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga
DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa
Kapolri Rombak Jajaran Polda Banten, Sejumlah Posisi Strategis Berganti
GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran
Cek Kesehatan Gratis Tertinggi Kedua Nasional, Dinkes Banten Perkuat Pemerataan Layanan
26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital
Komisi III DPRD Kabupaten Serang Kawal Optimalisasi PAD dan Peningkatan Layanan RSDP

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:48

Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05

DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:58

Kapolri Rombak Jajaran Polda Banten, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:32

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:48

Cek Kesehatan Gratis Tertinggi Kedua Nasional, Dinkes Banten Perkuat Pemerataan Layanan

Berita Terbaru