DAILYHITS.ID – Sejumlah kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Pandeglang, Banten buka suara terkait Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Program yang disalurkan melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) ini mendapat sorotan pasca isu potongan 30 persen mencuat ke publik.
Diketahui, di Kabupaten Pandeglang BBWSC3 perwakilan Banten menyalurkan kurang lebih 62 titik untuk Poktan. Masing-masing Poktan menerima anggaran sekira Rp196 juta dengan skema dua kali pencairan.
Pencairan pertama sebesar 70 persen dari total anggaran. Sedangkan pencairan tahap dua, disalurkan setelah pekerjaan mencapai 80-90 persen.
Sejumlah Poktan di Pandeglang menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan bahwa pelaksanaan program berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai ketentuan tanpa adanya potongan dana.
Ratih, perwakilan masyarakat Desa Cinyurup, Kecamatan Bojong, mengaku bersyukur atas adanya bantuan pembangunan irigasi yang diterima warga melalui P3TGAI Cinyurup Sejahtera.
Menurutnya, dalan pengerjaan irigasi tersebut juga BBWSC3 melibatkan masyaraka sekitar untuk dipekerjakan membuat saluran.
“Kami berterima kasih kepada BBWSC3 yang telah memberikan program P3-TGAI di Desa Bojong. Pelaksanaan di lapangan dikerjakan langsung oleh masyarakat, dan isu adanya potongan dana atau pungutan liar itu tidak benar,” ujarnya, kemarin.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







