Pelantikan PKC PMII Banten, Winah Setiawati Kobarkan Sumpah Mahasiswa

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 00:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan PKC PMII banten, Sabtu malam (20/9) foto :( Itimewa/Dailyhits)

Pelantikan PKC PMII banten, Sabtu malam (20/9) foto :( Itimewa/Dailyhits)

DAILYHITS.ID – Suara lantang itu pecah di langit Banten Islamic Center Baitul Qur’an, Keraton Kesultanan Banten, Sabtu malam, 20 September 2025.

Hidup mahasiswa! seru Winah Setiawati, Ketua terpilih PKC PMII Banten, di hadapan kader, alumni, dan tokoh masyarakat. Seruan sumpah mahasiswa Indonesia menggema, menandai lahirnya komitmen baru kaum pergerakan.

Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten resmi dilantik dengan mengusung Tema: “Visioning Kaum Pergerakan, Konsolidasi Kekuatan untuk PMII Banten Berdaya Mewujudkan Perubahan”.

Dalam pidatonya, Winah menegaskan mahasiswa punya peran penting sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan.

Ia menekankan, gerakan mahasiswa bukanlah bentuk kebencian terhadap pemerintah, melainkan wujud kepedulian terhadap rakyat dan bangsa.

“Tanah air tanpa penindasan, bahasa tanpa kebohongan, dan bangsa yang merdeka,” katanya.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh daerah, antara lain Gubernur Banten, Ketua DPRD Banten, dan A’wan PBNU KH Matin Syarkowi. Kehadiran mereka dianggap sebagai bukti PMII tetap relevan dan mendapat tempat di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Datangkan OVJ, Ribuan Massa Hadiri Kampanye Akbar Hasbi-Amir di Lebak

Winah juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh para senior, alumni, hingga orang tuanya. “Tanpa doa dan ridho mereka, saya tidak mungkin berdiri di sini,” ujarnya.

Selain pelantikan, PMII Banten meluncurkan lembaga bantuan hukum (LBH) bernama Sahabat Law Office & Associate. Lembaga ini telah resmi terdaftar dan siap mendampingi masyarakat menghadapi persoalan hukum.

Menurut Winah, LBH PMII telah menangani berbagai kasus, mulai dari proyek galian ilegal di Cilegon, tawuran di Pejaten, pengabaian lingkungan di Kabupaten Tangerang, hingga praktik calo kerja di Kabupaten Serang.

“Kami sudah mampu mengembalikan hak-hak masyarakat. Kini saatnya kader PMII bergerak bukan hanya lewat demonstrasi, tapi juga aksi nyata,” katanya.

Winah menegaskan, PMII Banten bukan lahir dalam semalam, melainkan hasil perjalanan panjang yang telah melahirkan banyak alumni berkiprah di posisi strategis.

Baca Juga :  Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Lebak Turun pada 2025, 94 Orang Meninggal Dunia

Karena itu, ia menuntut kader muda tampil disiplin, profesional, dan intelektual.

“Mahasiswa harus punya prinsip. Saat orang lain tidur, kita harus bangun. Saat orang lain bangun, kita sudah jalan. Saat orang lain jalan, kita harus lari. Saat orang lain lari, kita harus terbang,” ucapnya disambut tepuk tangan kader.

Momentum ini, kata Winah, harus menjadi pijakan bagi PMII Banten untuk berkomitmen menjadi mitra kritis pemerintah sekaligus mitra strategis masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa Provinsi Banten masih memiliki banyak pekerjaan rumah, mulai dari tata kelola pemerintahan hingga kesejahteraan rakyat.

“PMII Banten harus hadir di barisan paling depan, tengah, dan bawah. Kita harus terus bergerak bersama rakyat,” tegasnya.

Acara pelantikan ditutup dengan seruan semangat kolektif.

“Kalau air berkumpul jadi lautan, kalau manusia berkumpul jadi kekuatan. Hidup mahasiswa!,” Tutup Winah.***

Berita Terkait

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22