DAILYHITS.ID – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang terus memperkuat program pengendalian penduduk dan kesejahteraan keluarga.
Melalui Bidang P2K2, sejumlah inisiatif dijalankan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pencegahan stunting dan peningkatan peran keluarga.
Subkoordinator Kesejahteraan Keluarga DKBP3A Kabupaten Serang, Aila, S.Kep., M.M., menjelaskan ada lima program utama yang menjadi fokus lembaganya.
“Pertama itu Tamasya, Taman Asuh Sayang Anak. Kedua, Genting, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Ketiga Sidaya, keempat Gati, atau Gerakan Ayah Teladan Indonesia, dan yang kelima Super Aplikasi,” ujar Aila saat ditemui di Dinas KBP3A Serang, Rabu (22/10/2025).
Menurutnya, empat dari lima program tersebut telah dijalankan di Kabupaten Serang, sedangkan Super Aplikasi masih menjadi program yang dikembangkan oleh BKKBN Pusat.
“Dari lima itu, empat dijalankan di Kabupaten Serang. Namun, yang menjadi prioritas saya ada tiga: Gati, Tamasya, dan Sidaya,”katanya.
Gerakan Ayah Teladan, Dorong Peran Ayah dalam Pengasuhan
Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (Gati), kata Aila, sudah mulai berjalan di lapangan dan kini memasuki tahap pengesahan melalui penerbitan SK di tingkat desa.
“Kegiatan ini fokus pada peningkatan peran ayah dalam keluarga. Misalnya, ayah mengantar anak ke sekolah atau posyandu, ikut kegiatan keluarga, dan menjadi contoh bagi anak-anaknya,” ujarnya.
Ia menegaskan, keterlibatan ayah menjadi bagian penting dalam membentuk keluarga yang seimbang dan sehat. Program Gati, menurutnya, tidak hanya mengedukasi tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa pengasuhan adalah tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu.
Tamasya dan Dukungan CSR Indonesia Power
Sementara itu, program Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) telah berjalan sejak Mei 2025. Di Kabupaten Serang, terdapat dua lokasi Tamasya, yakni Tamasya Bina Umi Hana di Kecamatan Cikande dan Tamasya Bina Budi Bangsa di Kecamatan Kramatwatu.
“Alhamdulillah keduanya sudah berjalan baik dan berkoordinasi di bawah BKKBN Provinsi Banten. Kita juga mendapat dukungan dari CSR Indonesia Power untuk berbagai kebutuhan seperti plang dan akomodasi kegiatan,” tutur Aila.
Tahun 2026, DKBP3A berencana membentuk satu lagi Tamasya di daerah Bojonegara yang juga akan mendapat dukungan dari Indonesia Power.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







