DPRD Banten Umar Barmawi Janji Tindak Cepat Keluhan Irigasi dan BPJS Warga Baros

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Banten, Fraksi PKB, H. Umar Bin Barmawi, Memberikan keterangan kepada pers, Kamis (23/10) Foto : (Dir/Dailyhits)

Anggota DPRD Provinsi Banten, Fraksi PKB, H. Umar Bin Barmawi, Memberikan keterangan kepada pers, Kamis (23/10) Foto : (Dir/Dailyhits)

DAILYHIYS.ID – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Umar Bin Barmawi, berjanji menindaklanjuti berbagai keluhan warga terkait irigasi rusak, bantuan mushola, hingga layanan BPJS nonaktif.

Aspirasi itu ia serap langsung saat kegiatan reses masa persidangan ke-1 tahun sidang 2025–2026 di Kampung Pasar, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, sejumlah persoalan Warga banyak mengeluhkan soal saluran irigasi yang tidak berfungsi sehingga menyebabkan banjir saat hujan deras.

“Banyak hal yang disampaikan warga, salah satunya soal saluran irigasi yang tidak berfungsi. Kalau hujan turun, airnya meluber dan membanjiri rumah warga,” ujar Umar Barmawi kepada wartawanusai acara Reses, Kamis (23/10/2025).

Umar menegaskan akan mendorong percepatan program tata guna air di Kabupaten Serang, mengingat Baros merupakan wilayah pertanian yang rentan terdampak banjir akibat buruknya sistem irigasi.

“Saluran tadah hujan yang kecil membuat wilayah hilir terkena banjir. Ini akan jadi catatan kami untuk dimasukkan ke program daerah,” ujarnya.

Selain irigasi, Umar juga menerima aspirasi soal minimnya bantuan untuk mushola. Banyak pengurus mushola, kata dia, belum memahami syarat administrasi agar bisa menerima bantuan dari pemerintah.

Baca Juga :  Reses Perdana, Umar Barmawi Menyerap Keluhan Warga Sukamanah Soal Jalan, Pertanian, dan UMKM

“Saya sarankan mushola memiliki akta notaris supaya ada dasar hukum. Pemerintah provinsi baru bisa menyalurkan bantuan kalau legalitasnya lengkap. Kalau tidak, hanya bisa dibantu melalui Baznas dengan anggaran sangat kecil,” jelasnya.

Masalah lain yang mencuat adalah keluhan warga terhadap program BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang nonaktif.

Padahal, banyak warga miskin seharusnya masih berhak atas layanan tersebut.

“Banyak masyarakat miskin BPJS-nya nonaktif. Kami minta pemerintah provinsi mencari solusi. Salah satunya bisa dengan mengaktifkan kembali penggunaan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) yang diverifikasi secara detail,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya verifikasi SKTM secara objektif agar tepat sasaran.

“SKTM yang valid berasal dari warga yang terdaftar di DTKS dan penerima bantuan pemerintah. Ini akan kami dorong jadi prioritas,” tambahnya.

Tak hanya itu, persoalan sampah di wilayah Pasar Baros juga disoroti warga. Umar menilai kondisi tersebut sudah masuk kategori darurat.

“Banyak lahan warga dijadikan tempat pembuangan sementara. Ini harus segera dicari solusi. Kabupaten Serang juga perlu memiliki tempat pembuangan akhir seperti Cilowong di Kota Serang,” katanya.

Baca Juga :  Temui Warga Rangkasbitung, Ubaedillah Buka Ruang Aduan Soal Perda

Ia berharap pemerintah kabupaten dan provinsi bisa bersinergi dalam menyediakan tempat pembuangan sampah terpadu agar tidak mengganggu lingkungan warga.

Salah satu warga, Ihat Mulhati dari Kampung Jaha Baros Pasar, menyampaikan langsung keluhannya soal saluran irigasi yang tersumbat.

“Dulu air mengalir dari Muara Kelir, sekarang mampet. Kalau hujan terus, rumah di belakang sering kebanjiran. Kami berharap jalur air bisa normal lagi,” ucap Ihat.

Ia mengaku sudah berulang kali melapor ke instansi terkait, namun belum ada tindak lanjut.

“Sudah turun ke lapangan, tapi belum ada realisasi. Mudah-mudahan segera direalisasikan agar masyarakat tidak lagi kebanjiran,” katanya.

Menutup kegiatan reses, Umar memastikan seluruh aspirasi warga akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai bahan pembahasan anggaran mendatang.

“Usulan ini akan kami bawa ke rapat paripurna setelah masa reses berakhir. Targetnya bisa diakomodasi di anggaran tahun 2026–2027. Kita dorong agar ada sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Suara Driver Online Didengar DPRD Banten, Ketua Fahmi Hakim Dorong Regulasi Nasional
Serap Aspirasi di Jeruk Tipis, Umar Bin Barmawi Prioritaskan Lansia dan BPJS PBI
HGN 2025: Imron Rosadi Tegaskan Peran Guru Madrasah dalam Bangun Karakter Generasi Banten
Pimpin Rapat Paripurna Raperda APBD 2026, Wakil Ketua DPRD Yudi; Semoga Positif untuk Banten
DPRD Banten Setujui KUA-PPAS 2026, Program Unggulan Andra–Dimyati Dapat Lampu Hijau  
Ketua DPRD Banten Raih Penghargaan Tokoh Pendorong Keterbukaan Informasi Publik
Warga Carenang Curhat Soal Sampah dan Sawah Tercemar di Reses DPRD Banten  
Reses DPRD Banten, Umar Barmawi Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Sukamaju  

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:39

Suara Driver Online Didengar DPRD Banten, Ketua Fahmi Hakim Dorong Regulasi Nasional

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:08

Serap Aspirasi di Jeruk Tipis, Umar Bin Barmawi Prioritaskan Lansia dan BPJS PBI

Senin, 1 Desember 2025 - 12:42

HGN 2025: Imron Rosadi Tegaskan Peran Guru Madrasah dalam Bangun Karakter Generasi Banten

Jumat, 21 November 2025 - 15:10

Pimpin Rapat Paripurna Raperda APBD 2026, Wakil Ketua DPRD Yudi; Semoga Positif untuk Banten

Selasa, 18 November 2025 - 19:49

DPRD Banten Setujui KUA-PPAS 2026, Program Unggulan Andra–Dimyati Dapat Lampu Hijau  

Berita Terbaru

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, BPC Gapensi Lebak. (DAILYHITS)

Advertorial

Selamat Hari Raya Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:12

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pimpinan DPRD Lebak. (DAILYHITS)

Advertorial

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:37

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, KORPRI Lebak. (DAILYHITS)

Advertorial

Selamat Hari Raya Idul Adha

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:10