DAILY HITS – Di tengah meningkatnya dinamika transportasi berbasis aplikasi, DPRD Provinsi Banten memilih membuka ruang dialog sebagai jalan utama menyerap aspirasi masyarakat.
Selasa (19/5/2026), Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menerima audiensi komunitas Driver Online Banten Bergerak (Dobrak) di ruang rapat Ketua DPRD Banten.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi para pengemudi ojek online (ojol) untuk menyampaikan keresahan sekaligus harapan mereka terkait keamanan dan perlindungan hukum bagi profesi driver online.
Ketua Dobrak, Agus, mengungkapkan bahwa komunitasnya sempat dihadapkan pada situasi yang membuat para driver merasa khawatir.
Menurut dia, ada sejumlah pihak yang mengaku sebagai bagian dari komunitas ojol dan berniat bergabung dalam aksi dengan membawa ratusan massa tanpa identitas yang jelas.
“Kami didatangi oknum yang mengaku ojol dan ingin bergabung dengan membawa sekitar 500 personel. Itu membuat kami khawatir karena situasinya bisa menjadi tidak kondusif,” ujar Agus.
Atas dasar pertimbangan keamanan dan demi menjaga situasi tetap tertib, komunitas Dobrak akhirnya memilih jalur audiensi bersama DPRD Banten dibanding turun aksi ke jalan.
Langkah tersebut, menurut Agus, menjadi bentuk penghormatan terhadap ruang komunikasi yang dibuka langsung oleh pimpinan DPRD.
“Kami merasa ini langkah yang lebih baik. Kami bisa menyampaikan aspirasi secara langsung dan didengar dengan baik,” katanya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







