Pemerintah dan TNI Sisir PETI di Kawasan TNGHS

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan bersama TNI melakukan operasi PETI di kawasan TNGHS. (Istimewa)

Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan bersama TNI melakukan operasi PETI di kawasan TNGHS. (Istimewa)

DAILYHITS – Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum) melakukan operasi penindakan terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Rabu (29/10/2025).

Operasi gabungan ini melibatkan TNI, Balai Gakkumhut Jabalnusra, Balai TNGHS, YONIF 315, dan Koramil Cigudeg dengan total 60 personel. Aksi dimulai di Blok Ciear, Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, dan akan berlanjut ke sejumlah titik lain di bentang kawasan Halimun.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Serang Ucapkan HUT RI ke-81

“Dengan masuknya musim hujan, risiko bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir bandang, dan aliran sedimen akan meningkat bila penambangan ilegal ini tidak segera dihentikan,” ujar Direktur Jenderal Gakkum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho dalam siaran pers yang dikutip, Kamis (30/10/2025).

Hancurkan 31 Tenda Biru dan Sita Barang Bukti

Dalam operasi di Blok Ciear, tim gabungan berhasil menghancurkan 31 tenda biru yang digunakan sebagai tempat aktivitas penambangan. Selain itu, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti sianida, jerigen bekas oli, timbangan manual, kayu pengaduk hingga peralatan pendukung tambang lainnya.

Baca Juga :  Usulkan WPR ke Kementerian ESDM, Pemkab Lebak Mau Legalkan Aktivitas Tambang

“Operasi ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Kami juga akan menindaklanjuti dengan penegakan hukum sesuai UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, serta UU Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas UU Nomor 5 Tahun 1990,” tegas Dwi.

Berita Terkait

Rachmat Setiadi: RSDP Terus Berbenah untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Dapat Dukungan Kuat, Yasril Chaniago Didorong Maju di Konferkab PWI Lebak
PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026
Dosen dan Mahasiswa Unpam Kampus Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana, Angkat Literasi Hukum dan Perlindungan Sosial
Hukum Masyarakat, Unpam Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana Pandeglang
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:11

Rachmat Setiadi: RSDP Terus Berbenah untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:07

Dapat Dukungan Kuat, Yasril Chaniago Didorong Maju di Konferkab PWI Lebak

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:53

PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Hukum Masyarakat, Unpam Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana Pandeglang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Berita Terbaru

Advertorial

Selamat Hari Sumpah Pemuda 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:56