Kebijakan Kabupaten Lebak Sejalan dengan Target Pembangunan Nasional 

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Bapperida Kabupaten Lebak, Widy Ferdian saat mengikuti rakor Bappeda SE - Indonesia. (Istimewa)

Plt Kepala Bapperida Kabupaten Lebak, Widy Ferdian saat mengikuti rakor Bappeda SE - Indonesia. (Istimewa)

DAILYHITS – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Dr. Akhmad Wiyagus resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Se-Indonesia dengan menegaskan pentingnya sinergitas perencanaan pembangunan sebagai kunci pencapaian target nasional tahun 2029. Dalam forum strategis ini, Wamendagri menilai peran Bappeda sangat vital sebagai pusat komunikasi, kolaborasi, inovasi, dan konsultasi pembangunan di seluruh daerah.

Wiyagus menyampaikan bahwa langkah-langkah strategis harus segera dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025. Beberapa strategi tersebut antara lain percepatan realisasi belanja daerah, penguatan konsumsi rumah tangga melalui stabilitas harga dan bantuan sosial, optimalisasi sektor yang responsif dalam jangka pendek, pemanfaatan momentum pariwisata akhir tahun, hingga penguatan konektivitas logistik dan koordinasi pusat–daerah.

Baca Juga :  Pemkab Lebak Ingin Beli 2 Unit Mobil Damkar, Tangani Si Jago Merah di Wilayah Timur

Berdasarkan kajian Bappenas, sektor-sektor yang akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah, termasuk Kabupaten Lebak, adalah pertanian, perkebunan, perikanan, industri pengolahan, serta sektor pariwisata yang berdampak pada tumbuhnya industri akomodasi, kuliner, dan jasa.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Widy Ferdian mengatakan fokus pembangunan yang disampaikan Bappenas sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Lebak di bawah kepemimpinan Bupati Hasbi Asyidiki Jayabaya.

Baca Juga :  Jalan Berlubang, Nyawa Melayang; Tukang Ojek Gugat Gubernur hingga Kadis PUPR Banten

“Pemerintah daerah me menitikberatkan pembangunan pada tiga prioritas utama: ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, dan peningkatan infrastruktur daerah. Tiga sektor ini dinilai menjadi fondasi untuk memperkuat perekonomian Lebak sekaligus mendukung target pembangunan nasional,”kata Widy saat dihubungi, Kamis (4/12/2025).

Pemerintah optimistis target nasional pada 2029 dapat dicapai, yaitu pertumbuhan ekonomi sebesar 8%, tingkat kemiskinan 4,5%, serta Gini Ratio pada kisaran 0,312–0,375.

Dengan adanya sinergi pusat dan daerah, termasuk penguatan sektor unggulan di Kabupaten Lebak, pemerintah berharap pembangunan nasional dapat bergerak lebih cepat, inklusif, dan berkelanjutan. ***

Berita Terkait

Dukung Visi Ruhay, KORPRI Lebak Bedah Rumah Warga Miskin
Munas II Inassoc, Osep Mulyawan Karis Terpilih Kembali Jadi Ketua Umum
Kualitas Pekerjaan P3-TGAI di Cikulur Lebak Jadi Percontohan
Ungkap Kasus Tambang Ilegal hingga Korupsi, Satreskrim Polres Lebak Diganjar Penghargaan
RUU Polri dan Ancaman Kembalinya Dwi Fungsi Aparat
Satgas Serang Sidak Nikomas, Bidik Calo dan Pungli Rekrutmen Kerja
Bupati Hasbi Tunjuk Firman Rahmatullah Jadi Plt Direktur RSUD Adjidarmo
Gerakan Sekar Hebat, Inovasi Disdik Lebak untuk SPMB Ramah

Berita Terbaru

KORPRI Kabupaten Lebak merenovasi rumah tidak layak huni di Desa Cileles, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak pada tahun 2026. (Istimewa)

Berita Terbaru

Dukung Visi Ruhay, KORPRI Lebak Bedah Rumah Warga Miskin

Kamis, 2 Jul 2026 - 08:31

Advertorial

DPRD Banten Ucapkan HUT Bhayangkara 2026

Rabu, 1 Jul 2026 - 09:54

Advertorial

Selamat Hari Bhayangkara ke 80

Selasa, 30 Jun 2026 - 07:17

BBWSC3 saat monitoring pembangunan proyek P3-TGAI di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Berita Terbaru

Kualitas Pekerjaan P3-TGAI di Cikulur Lebak Jadi Percontohan

Sabtu, 27 Jun 2026 - 09:40