Mahasiswa Gunungkencana Kecam DLH Lebak, Darurat Sampah Dibiarkan, MOU Tinggal Kertas

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Himaguna Aksi Simbolis dengan membentangkan Bener Bertulisan, Gunung kencana Darurat Sampah, DLH Stecu, foto : (Ist/Dailyhits).

Himaguna Aksi Simbolis dengan membentangkan Bener Bertulisan, Gunung kencana Darurat Sampah, DLH Stecu, foto : (Ist/Dailyhits).

DAILYHITS.ID – Himpunan Mahasiswa Gunungkencana (Himaguna) kembali menggelar aksi simbolik jilid II untuk mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak segera menuntaskan persoalan darurat sampah di Kecamatan Gunungkencana.

Aksi ini digelar sebagai bentuk kekecewaan atas pembiaran tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang berada di bahu jalan utama.

Baca Juga :  Bank Sampah Berseri Kolaborasi Pemerintah dan Warga Menjaga Kelestarian Lingkungan

Tumpukan sampah di lokasi tersebut telah meluber hingga ke badan jalan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas lalu lintas, tetapi juga menjadi momok bagi warga serta merusak estetika dan kebersihan lingkungan Gunungkencana.

Ketua Himaguna, Pahru Roji, menilai kondisi tersebut mencerminkan kegagalan DLH Lebak dalam menjalankan kewajibannya mengelola sampah.

Menurutnya, persoalan ini bukan hal baru, namun terus dibiarkan tanpa penanganan serius.

Baca Juga :  Ziarah ke Makam Leluhur Tradisi Baru Menyambut Hari Jadi di Desa Cikamunding

Padahal, Pemerintah Desa Gunungkencana dan DLH Lebak sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengangkutan sampah sebanyak empat kali dalam sebulan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan pengangkutan tidak berjalan konsisten dan jauh dari sebanding dengan volume sampah yang terus bertambah.

Berita Terkait

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22