Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi musala yang digunakan oleh para pelajar kelas V SD Negeri 02 Karyabuana untuk belajar. (Istimewa)

Kondisi musala yang digunakan oleh para pelajar kelas V SD Negeri 02 Karyabuana untuk belajar. (Istimewa)

DAILYHITS – Keterbatasan ruang kelas di SDN 02 Karyabuana, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, memaksa puluhan siswa menjalani kegiatan belajar mengajar di dalam musala sekolah. Kondisi tersebut telah berlangsung sekitar dua tahun terakhir.

Berdasarkan pantauan di lokasi, siswa kelas V mengikuti pelajaran di ruang ibadah yang dialihfungsikan menjadi kelas darurat. Proses belajar tetap berjalan, namun berlangsung dalam kondisi sempit dan fasilitas terbatas.

Baca Juga :  Meriahnya O2SN dan FLS3N Kabupaten Lebak, Jurus Pemerintah Membangun Dunia Pendidikan

Situasi ini dinilai jauh dari ideal. Selain harus berdesakan, ruangan yang tidak dirancang untuk kegiatan belajar membuat siswa kurang nyaman, terutama saat cuaca panas.

Keterbatasan ruang belajar dipicu oleh jumlah siswa yang terus meningkat tanpa diimbangi penambahan infrastruktur. Saat ini, sekolah tersebut menampung sekitar 265 siswa, sementara ruang kelas yang tersedia tidak mencukupi untuk seluruh rombongan belajar.

Baca Juga :  Ubaedillah Gelar Turnamen Badminton, Fokus Bina Atlet Kampung

Untuk menyiasati kondisi tersebut, pihak sekolah membagi kegiatan belajar ke beberapa lokasi. Selain musala, satu ruang darurat juga digunakan yang dibangun melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Salah satu siswa kelas V, Daffa, mengaku kurang nyaman mengikuti pelajaran di musala. “Enggak nyaman (sempit-red), jadi kurang fokus belajar,” ujarnya dikutip, Sabtu (18/4/2026).

Berita Terkait

Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos
32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup
Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga
DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa
Kapolri Rombak Jajaran Polda Banten, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58

Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:51

Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:24

Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:01

32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:48

Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 2026. (Istimewa)

Advertorial

Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 18:52