Meski demikian, Nanang memastikan bahwa pembangunan Alun-alun Kota Serang akan tetap berjalan. “Tetap di tahun 2026 kita akan membangun alun-alun nilainya Rp50 miliar. Beberapa di bidang pendidikan, kesehatan, BPJS kesehatan, Ketenagakerjaan juga tetap berjalan,” ungkapnya.
Dia juga tidak menampik bahwa banyak terjadi pengurangan di pos belanja lainnya. Salah satu yang paling terdampak adalah dana hibah, yang pemberiannya hanya dapat dilakukan manakala belanja wajib sudah terpenuhi.
Sekda menambahkan bahwa rincian yang disampaikan saat ini belum final dan masih akan dibahas lebih lanjut. “Nanti finalnya pada saat pembahasan APBD antara TAPD dengan Banggar DPRD Kota Serang,” pungkasnya. ***
Halaman : 1 2







