“Selain itu sudah 2 tahun lebih juga tidak ada kegiatan peningkatan kapasitas sementara telah terbit aturan kemenpan RB no 89 tahun 2021 tentang penjenjangan kinerja yang belum tersosialisasikan secara menyeluruh kepada para SDM perencanaan,”katanya.

Karenanya, dia berharap melalui kegiatan ini para ASN perencana mampu menyelaraskan kinerja organisasi kepada kinerja unit dan individu dengan baik, memiliki acuan dalam menilai kinerja organisasi, unit kerja dan individu serta mampu menetapkan program kegiatan secara fokus dan tepat.
“Kita juga berharap para ASN perencana ini mampu menggunakan sumberdaya secara efektif dan efisien,”harap Kepala Bapelitbangda Lebak ini.
Sementara Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya menghimbau kepada seluruh perangkat daerah agar dapat menyusun pohon kinerja dan cascading dengan baik.
Jika penyusunannya baik, menurut Iti, setiap program dan kegiatan yang direncanakan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien demi mempercepat pembangunan dan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.
“Melalui workshop ini diharapkan perangkat daerah dapat menjabarkan dan menyelaraskan setiap program dan kegiatan dalam bentuk pohon kinerja dan cascading,”pintanya.
“Alhasil setiap aparatur memiliki peran yang jelas dan terukur dalam berkontribusi membangun Lebak, dan dapat memastikan anggaran yang akan dialokasikan digunakan secara efektif dan efisien,”sambungnya.
Hadir sebagai narasumber Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Hidayah Azmi Nasution.
Halaman : 1 2





