Astaghfirullah! Gadis Disabilitas di Pandeglang Hamil Besar usai ‘Diajak’ Dugem

- Penulis

Senin, 27 Maret 2023 - 09:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO ILUSTRASI pencabulan. Guru PNS warga Kabupaten Lebak tega mencabuli anak kandungnya sendiri bertahun-tahun. (Dok. Google)

FOTO ILUSTRASI pencabulan. Guru PNS warga Kabupaten Lebak tega mencabuli anak kandungnya sendiri bertahun-tahun. (Dok. Google)

DAILYHITS PANDEGLANG- EA (15) warga Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dilaporkan hamil besar. Usia kandungannya diprediksi telah menginjak 8 bulan.

Bukan tanpa alasan, gadis yang mengidap tuna rungu itu diduga diperkosa oleh FN (25). Dia adalah teman dari sepupunya sendiri berinisial AR (18).

Kabarnya, peristiwa itu bermula kala keluarga korban menghadiri acara pernikahan di Bandung, pada 26 Juli 2022 lalu.

Setelah itu, mereka mampir ke sebuah apartemen yang ada di Jakarta untuk menjemput AR yang akan menginap di Panimbang.

“Karena saat itu penumpang mobil keluarga sudah penuh, akhirnya si AR memesan travel lagi yang kebetulan merupakan temannya,”kata AD salah satu keluarga korban, Senin, 27 Maret 2023.

Baca Juga :  Idul Adha 1447 H, Jayabaya Sebar 124 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Pada tanggal 27 Juli 2022, keluarga korban pulang lebih dulu ke Kecamatan Panimbang. Sementara AR dan EA menaiki mobil yang dipesan AR.

Di dalam mobil ada dua pria berinisial FN dan E. Mereka AR, EA, FN, dan E melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Panimbang melalui Tol Tangerang-Merak.

Namun bukan langsung membawa EA pulang ke rumahnya, mereka mampir ke tempat hiburan malam di wilayah Anyar, Kabupaten Serang.

“Di sana EA dicekoki minuman keras oleh AR, E, dan FN,” ucapnya.

Baca Juga :  Mayat Bayi Perempuan Tergeletak di Muara Sungai Cisawarna: Langsung Dikubur?

Dalam keadaan setengah mabok, mereka mampir di sebuah hotel yang ada di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Kemudian, AR dan E yang merupakan pasangan kekasih masuk ke dalam sebuah kamar. Sedangkan FN dan EA awalnya menunggu di dalam mobil.

“FN lalu mewhatsApp AR, ‘Kalian enak di dalam kamar’ pesan itu di balas AR, yang menyuruh FN membawa masuk EA. Karena AR juga memesankan satu kamar lagi,” jelasnya.

Parahnya, AR menyuruh FN untuk memperkosa EA. Setelah melakukan pemerkosaan, FN mengancam akan membunuh EA jika menceritakan kejadian tersebut.

Berita Terkait

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22