Dari Aktivis ke Kursi DPRD, Jejak Perjalanan Azwar Anas Penuh Keyakinan

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang,Azwar Anas, foto: Dailyhits .

Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang,Azwar Anas, foto: Dailyhits .

DAILYHITS.ID – Mimpi yang ditanam sejak kecil akhirnya mewujud. Lahir di Sumatera, 3 Maret 1986, dan besar di Kota Cilegon, Banten, Azwar Anas kini duduk di kursi DPRD, jabatan yang sejak bocah kerap ia bisikkan pada dirinya sendiri. Sejak SD, ia sudah berani berkata, ‘Saya ingin jadi anggota DPRD’, Sebuah afirmasi sederhana yang ia rawat hingga kini.

Nama Azwar Anas sendiri diberikan ibunya dengan penuh doa, terinspirasi dari tokoh nasional asal Sumatera Barat, Azwar Anas, mantan Menteri Perhubungan yang dikenal berintegritas pada era Presiden Soeharto. Doa itu seperti terjawab sang anak tumbuh dengan jalan pengabdian yang serupa.

Jejak Aktivis Sejak Kampus

Perjalanan Anas di dunia aktivisme dimulai saat menempuh studi di Fakultas Teknik di Cilegon, pada 2004. Sosoknya dikenal santun, namun vokal dan kritis.

Ia aktif di berbagai organisasi: mulai dari Himpunan Mahasiswa Jurusan, Dewan Mahasiswa Fakultas Teknik (Dewan Teknik), hingga Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang membentuk sisi spiritual dan kepeduliannya.

Tak berhenti di lingkungan kampus, Anas juga melebarkan kiprahnya ke organisasi eksternal, di antaranya:

Baca Juga :  Dinkes Lebak Implementasikan Program Bersahaja, Apa Itu?

KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia). KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia). Ketua Pemuda PUI Banten. Hingga kini aktif di LIRA (Lumbung Informasi Rakyat).

Ia bahkan kerap turun ke jalan, menyuarakan aspirasi masyarakat lewat aksi-aksi damai, termasuk hingga ke Jakarta. Baginya, pengalaman ini adalah laboratorium nyata untuk memahami dinamika sosial dan politik.

Langkah Nyata ke Politik

Minat Anas pada politik bukan hal baru. Ia kerap berdiskusi dengan para tokoh senior, dari kalangan usaha hingga politik. Salah satu sosok yang berpengaruh adalah Eko, pengusaha sekaligus Sekretaris DPD Partai Demokrat Banten. Lewat bimbingan Eko, Anas resmi bergabung dengan Partai Demokrat pada 2017.

Tak lama kemudian, ia dipercaya menjadi Ketua Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu) Demokrat Banten. Kekagumannya pada Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), semakin menguatkan pilihannya.

Menurutnya, Demokrat selaras dengan nilai kepemimpinan yang bijak, merakyat, dan beretika.

Berbekal pengalaman panjang di dunia aktivisme, Anas akhirnya berhasil duduk sebagai anggota DPRD.

Baca Juga :  KORPRI Lebak Gelar Touring Kemanusiaan, Sebar Bantuan Buat 700 Warga Tak Mampu

Bagi dia, jabatan ini bukan sekadar posisi politik, melainkan amanah suci yang harus dijalankan dengan integritas dan ketulusan.

“Menjadi dewan adalah soal pengabdian, bukan pencitraan,” ujarnya.

Dibalik layar : sosok sederhana dan penuh kehangatan

Meski dikenal sebagai politisi muda, Anas tetap tampil sederhana. Ia gemar olahraga, mulai dari sepak bola, bulu tangkis, hingga catur, Di waktu luang, ia senang travelling, meski mengaku kurang tertarik naik gunung. Ia lebih memilih perjalanan yang memberi ketenangan daripada tantangan ekstrem.

Ada satu prinsip hidup yang selalu ia pegang dan wariskan dalam setiap langkah;

“Apa yang kita tekuni hari ini adalah jalan menuju masa depan. Jadi, yakinlah. Kalau kita serius dan sungguh-sungguh, maka hasilnya akan mengikuti.” kata Anas.

Kini, jalan panjang aktivisme yang ditempuh Anas berlabuh di kursi DPRD. Dari bocah yang berani bermimpi, ia menjelma menjadi wakil rakyat yang hadir bukan sekadar untuk berbicara, melainkan untuk bekerja.

Penulis : Saepul Arifin.

Berita Terkait

Rachmat Setiadi: RSDP Terus Berbenah untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Dapat Dukungan Kuat, Yasril Chaniago Didorong Maju di Konferkab PWI Lebak
PKB Banten Beri Tali Asih kepada 200 Guru Ngaji pada Peringatan Hari Santri 2026
Dosen dan Mahasiswa Unpam Kampus Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana, Angkat Literasi Hukum dan Perlindungan Sosial
Hukum Masyarakat, Unpam Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana Pandeglang
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:11

Rachmat Setiadi: RSDP Terus Berbenah untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:07

Dapat Dukungan Kuat, Yasril Chaniago Didorong Maju di Konferkab PWI Lebak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01

Dosen dan Mahasiswa Unpam Kampus Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana, Angkat Literasi Hukum dan Perlindungan Sosial

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Hukum Masyarakat, Unpam Serang Gelar Pengabdian di Desa Kertasana Pandeglang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Berita Terbaru

Advertorial

Selamat Hari Sumpah Pemuda 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:56