Dear Bunda, Begini Tips Mengatasi Demam Anak Ala Dokter Cantik di Lebak di Tengah Larangan Penggunaan Obat Sirup

- Penulis

Senin, 24 Oktober 2022 - 10:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Juwita Wulandari memberikan tips mengatasi demam, batu dan pilek pada anak di tengah ramainya larangan penggunaan obat sirup. (Dok Pribadi)

dr. Juwita Wulandari memberikan tips mengatasi demam, batu dan pilek pada anak di tengah ramainya larangan penggunaan obat sirup. (Dok Pribadi)

Sementara untuk meredakan batuk dan pilek, Juwita menyarankan orangtua bisa menjemur anak di bawah sinar matahari pada pagi hari. Sinar matahari bisa menghangatkan badan si kecil dan membuat lendir dan batuk berkurang.

“Sinar matahari bagus untuk kesehatan tubuh, terutama bagi anak-anak. Berjemur di bawah jam 9 ya sekitar 10-15 menit cukup kok,” ujar Wakil Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak, DPD PDI Perjuangan Banten.

Baca Juga :  Jurus Polres Lebak Biar Warga Aman dan Nyaman saat Arus Mudik Lebaran

Meski belum diketahui pasti apakah obat sirup menjadi penyebab gagal ginjal akut pada anak, Juwita tetap menyarankan orangtua untuk mengkuti imbauan pemerintah.

“Untuk kebaikan hindari dulu, kalau pun memang demam pada anak sudah sangat tinggi sampai yang mengkhawatirkan maka segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk dapat penanganan,” ucap dia.

Baca Juga :  Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan, PWI Serang Raya Geruduk Pemkab Desak Tegakan Kebebasan Pers

Dokter yang berpraktek di Kampung Tungku, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Lebak ini mengaku, semenjak penggunaan obat sirup dihentikan sementara, ia hanya memberikan obat puyer atau serbuk.

“Memang memakan waktu ya untuk mempersiapkan, tapi di saat kondisinya seperti ini ya kita harus ikuti dan paham karena ini kan untuk kebaikan kesehatan anak,” katanya.

Berita Terkait

Kapolda Banten Baru Janji Buka Ruang Kritik: Polisi Harus Sejajar dengan Masyarakat
Dindikbud Banten Sambut Delegasi PWI Jambi di HPN 2026
DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan
Galian Tanah Dekat Tol Rangkasbitung Bebas Beroperasi, Kebal Hukum?
Perlintasan Kereta di Pasar Rangkasbitung Bakal Ditutup
Ribuan Santri Kabupaten Lebak Ramai-ramai Ikut Carnaval dan Makan Nasi Liwet Bersama
Proyek Irigasi Ratusan Juta di Kabupaten Lebak Roboh
Truk Semen Terbalik di Pandeglang, Dua Penumpang Tewas

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:04

Dindikbud Banten Sambut Delegasi PWI Jambi di HPN 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:49

DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:20

Galian Tanah Dekat Tol Rangkasbitung Bebas Beroperasi, Kebal Hukum?

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:01

Perlintasan Kereta di Pasar Rangkasbitung Bakal Ditutup

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:41

Ribuan Santri Kabupaten Lebak Ramai-ramai Ikut Carnaval dan Makan Nasi Liwet Bersama

Berita Terbaru

Hukrim

DPRD Ucapkan HUT Kabupaten Serang ke-500

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:56