Lebak- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Banten merilis kasus stunting di Kabupaten Lebak mencapai 27 persen. Salah satu faktornya karena kurang memadainya sumber air dan sanitasi yang baik.
Dari catatan mereka, kasus stunting terbanyak terdapat di 8 kecamatan yaitu, Bojongmanik, Cigemblong, Cimarga, Cijaku, Lebak Gedong, Muncang, dan Wanasalam.
Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Dadi Ahmad Roswandi menyebut 86 persen keluarga di Kabupaten Lebak juga berisiko stunting.
“Di Lebak itu ada 27,3 persen anak yang menderita stunting, juga ada sekitar 86 persen keluarga berisiko,”kata Dadi, Kamis, 15 September 2022.
“(Kalau-red) di Banten ada sekitar 77.000 keluarga yang minum air minum tidak layak. Jadi misalkan dia air minumnya dalam sumur, atau sungai yang tercemar. Tentunya itu akan berdampak pada kesehatan warga,”sambungnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







