DailyHits.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten menjadikan Kelurahan Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kota Serang sebagai percontohan intervensi penanganan stunting.
Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pemilihan lokasi Kadu Jaya untuk intervensi penanganan lantaran kasus bayi stunting cukup banyak.
“Puskesmas Curug membawahi 6 wilayah. Kadu Jaya dipilih dengan para tenaga gizi karena berdasarkan jumlah kasus stunting dan penderita gizi buruk dan gizi kurang harus diintervensi karena jumlahnya cukup banyak,” katanya.
Selain itu, masyarakat yang tidak memiliki jamban layak masih banyak. Hal itu dinilai menjadi faktor tingginya kasus gizi buruk atau gizi kurang.
Untuk mengatasi persoalan stunting, Ati lebih atensi pada menumbuhkan pola hidup sehat di masyarakat. Sebab lingkungan kumuh dapat menjadi penyebab datangnya penyakit lain.
“Kemudian sanitasi dan lingkungan di wilayah tersebut harus perlu diintervensi karena kita tahu di dalam penanganan stunting bukan hanya sekedar kita melakukan pada gizi, tapi harus merubah lingkungan dan kepemilikan jaminan kesehatan,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya





