“Hanya riil untuk membahagiakan masyarakat saya, karena kepercayaan masyarakat saya karena saya sudah terpilih jadi dewan. Kepercayaan itu mahal. Intinya saya tidak ada niatan ataupun undangan resmi tidak ada, yang mau hadir dari calon manapun saya menerima,”tandasnya.
Regen juga mengungkapkan bahwa pesta rakyat digelar terbuka untuk umum. Seluruh lapisan masyarakat diperkenankan hadir dan mengikuti acara.
“Tidak ada anggaran dari desa apalagi negara. Itu rill dari perusahaan saya. Terbuka umum, tidak ada undangan resmi. Kami niat dari pribadi memberikan persembahan kepada masyarakat Kabupaten Lebak untuk menghibur masyarakat,”katanya.
Sementara Komisioner Bawaslu, Dwi Agus Setiawan membenarkan telah meminta klarifikasi terhadap Regen juga beberapa terlapor lainnya dalam kasus dugaan colong start kampanye.
“Hari ini ada agenda klarifikasi terhadap 3 terlapor dugaannya curi start kampanye yang dilakukan di Plaza Lebak. Untuk proses pelaporan 5 hari selesai. Hari ini ada tiga terlapor pertama Regen, kedua saudara Nabil dan terakhir Amir Hamzah. Klarifikasi atau pemberian keterangan,”katanya. (Abd/Red)
Halaman : 1 2





