DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

- Penulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umar menggarisbawahi bahwa ketiadaan dividen tidak selalu mengindikasikan kerugian, sebab bisa dipengaruhi oleh kebijakan pencadangan, pengembangan usaha, atau keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Kendati demikian, keterbukaan laporan keuangan, laporan laba-rugi, tingkat klaim, hingga hasil audit independen tetap diperlukan sebagai basis pengawasan DPRD.

Di samping itu, Pansus juga menyoroti informasi mengenai gearing ratio Jamkrida Banten yang disebutkan mencapai 73,1 kali, melampaui batas rasio ideal yang merujuk pada kajian sebesar 40 kali.

Pansus mendorong verifikasi data resmi untuk memformulasikan langkah mitigasi risiko.

“Tambahan modal tidak otomatis menyelesaikan persoalan. Jika tata kelola dan pengendalian risiko tidak dibenahi, modal baru justru berpotensi memperbesar kapasitas perusahaan menanggung risiko yang belum terkendali,” ungkap Umar.

Baca Juga :  Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos

Ia mengingatkan bahwa keputusan penyertaan modal adalah bentuk penggunaan kekayaan daerah.

“Penyertaan modal bukan hadiah politik kepada BUMD. Keputusan itu merupakan penggunaan kekayaan publik yang harus didasarkan pada kebutuhan nyata, kelayakan bisnis, dan manfaat yang dapat diuji,” tegasnya.

Umar juga menekankan, tujuan utama penguatan Jamkrida Banten adalah memberikan jembatan penjaminan bagi UMKM yang kerap terkendala masalah agunan (collateral) saat mengajukan pembiayaan ke perbankan.

Pansus menegaskan, indikator keberhasilan Jamkrida tidak boleh hanya dilihat dari nominal penjaminan yang diterbitkan, tetapi juga dari sejauh mana jumlah pelaku UMKM baru yang berhasil terfasilitasi.

Baca Juga :  Sederet Terobosan Pejabat Lebak Optimalisasi Pelayanan Publik di Bumi Multatuli

Data penerima penjaminan diharapkan mencakup pemerataan wilayah, pelaku usaha perdesaan, wirausaha pemula, hingga kelompok usaha perempuan.

“Dukungan tersebut perlu diimbangi dengan pendampingan manajemen keuangan, legalitas, hingga akses pasar melalui sinergi dengan perbankan, pemerintah kabupaten/kota, dan perguruan tinggi,” paparya.

Untuk menjamin efektivitas pengawasan selama tiga tahun tahap penyertaan modal tunai, Umar merumuskan lima indikator evaluasi kinerja, yang meliputi kesehatan keuangan perusahaan, perluasan akses pembiayaan UMKM, dampak pertumbuhan ekonomi, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan keterbukaan dan akuntabilitas tata kelola.

“Jika modal perusahaan bertambah tetapi akses pembiayaan bagi UMKM tidak berkembang secara berarti, tujuan penyertaan modal perlu dievaluasi,” pungkas Umar. (ADV)

Berita Terkait

Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos
32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup
Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03

Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58

Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:24

Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos

Berita Terbaru