Heboh Air Kali di Serpong Berwarna Merah Darah

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 18:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi air kali di Serpong tepatnya di Jalan Artowijoyo berwarna merah menyerupai darah. (FOTO Istimewa)

Kondisi air kali di Serpong tepatnya di Jalan Artowijoyo berwarna merah menyerupai darah. (FOTO Istimewa)

DLH menduga, warna merah bisa berasal dari pewarna tekstil atau obat ikan. Hal ini mengingat adanya aktivitas peternakan ikan koi di bagian hulu yang menggunakan bahan kimia tertentu.

“Disinyalir di hulu ada peternak ikan koi, katanya ada obat ikan untuk kesehatannya yang warnanya juga merah seperti itu,” jelasnya.

DLH memperkirakan hasil uji laboratorium untuk mengetahui kandungan zat pencemar akan keluar dalam waktu sekitar dua minggu.

Meskipun warna air sudah kembali normal, DLH tetap berupaya keras menelusuri sumber pencemaran. Namun, hingga kini, sumber pasti pembuangan limbah belum ditemukan.

Baca Juga :  Lima Perangkat Desa di Lebak Nekat Pakai Sabu Biar Semangat Kerja, Ditangkap Lalu Langsung Direhab!

Carsono menyebut, timnya telah menyisir bagian hulu, situ, dan danau sekitar, tetapi anehnya, warna merah justru muncul setelah melewati gorong-gorong.

“Dari kemarin anak-anak kami sudah menelusuri dari hulu tapi belum ditemukan sumbernya. Warna merah munculnya justru setelah gorong-gorong, di hulunya bersih,” ungkapnya.

Untuk mengungkap misteri sumber limbah ini, DLH kini melibatkan RT, RW, dan kelurahan setempat, karena mereka dianggap paling memahami aktivitas masyarakat atau industri kecil di sekitar aliran sungai.

Baca Juga :  DPRD Lebak Mengucapkan Selamat Hari Jadi Lebak ke-195

Carsono juga menegaskan, jika terbukti terjadi pencemaran lingkungan, DLH akan mengambil tindakan tegas sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 48 Tahun 1996.

“Kalau terbukti pencemaran, kita lihat dulu pelakunya punya izin atau tidak. Kalau tidak berizin, tentu ada sanksi yang diberlakukan,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran
26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital
Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?
Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan
Kadin Banten Buka Strategi UMKM Naik Kelas
Andra Soni Serahkan SK, M Agil Zulfikar Resmi Pegang Kendali Gerindra Lebak
Dinkes Banten Perkuat Deteksi dan Penanganan TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:32

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:39

26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:31

Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital

Senin, 28 September 2026 - 21:03

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Sabtu, 26 September 2026 - 17:29

Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Mastur Huda. (Dok. Pribadi)

OPINI

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Senin, 28 Sep 2026 - 21:03