HPN 2026 di Banten, Pentas Budaya dan UMKM Jadi Etalase Identitas Lokal 

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyapa Ibu-Ibu UMKM, Sabtu (7/2) Doc: (Ist/Dailyhits)

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyapa Ibu-Ibu UMKM, Sabtu (7/2) Doc: (Ist/Dailyhits)

DAILYHITS.ID – Pemerintah Provinsi Banten memanfaatkan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sebagai panggung promosi budaya dan ekonomi kreatif daerah, Melalui Pentas Budaya Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Sabtu, 7 Februari 2026.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HPN 2026 yang dihadiri wartawan dari seluruh Indonesia,.

Pemprov Banten menampilkan seni tradisi lokal sekaligus produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Diketahui Sebanyak 43 UMKM dari delapan kabupaten dan kota di Banten terlibat dalam pameran tersebut. Produk yang dipamerkan meliputi kriya, fesyen, hingga kuliner khas Banten.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan HPN 2026 menjadi momentum penting bagi Banten untuk menunjukkan identitas dan kekayaan daerah.

“Alhamdulillah, HPN 2026 ada di Provinsi Banten. Selamat datang di Provinsi Banten. Semoga bahagia di Provinsi Banten,” kata Dimyati saat membuka acara.

Dimyati menilai kehadiran insan pers dari berbagai daerah memberi ruang strategis bagi Banten untuk mempromosikan seni, budaya, dan produk lokal ke tingkat nasional.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan

Ia menyebut pers memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi di tengah tantangan era digital.

Lebih Lanjut dalam sambutanya,  Dimyati mengurai makna pers versi dirinya. Huruf P dimaknai sebagai penegak keadilan dan kebenaran untuk melawan hoaks. Huruf E adalah ekspresi yang bertanggung jawab, sementara R berarti rakyat merdeka dan berpikir kritis.

“Pers menjadi jembatan antara rakyat dan penguasa, sebagai mata hati dan telinga rakyat,” ujarnya.

Sementara huruf S, menurut Dimyati, merupakan fungsi sosial kontrol terhadap kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Ia menegaskan, di tengah disrupsi digital, media massa membutuhkan dukungan dan afirmasi pemerintah agar tetap tumbuh secara sehat.

“Perlu kerja sama yang baik dan konstruktif agar media massa bisa bertahan dan berkembang,” katanya.

Ia juga mendorong pengelola media dan organisasi profesi untuk meningkatkan kompetensi wartawan melalui pelatihan dan standardisasi keahlian jurnalistik.

Baca Juga :  Mendes PDT Sebut 'Haram' Izin Baru Ritel Modern

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan pentas budaya dan pameran UMKM sengaja dirancang untuk memeriahkan HPN sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya tradisional Banten, mulai dari seni pertunjukan, kuliner, kriya, hingga fesyen khas Banten,” ucapnya.

Menurut Eli, seluruh pelaku seni dan UMKM yang dilibatkan merupakan representasi dari delapan kabupaten dan kota di Banten.

Hal ini menunjukkan keragaman potensi budaya dan ekonomi kreatif yang dimiliki daerah tersebut.

“Kami melibatkan perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota. Ini menunjukkan Banten memiliki kekayaan budaya dan produk UMKM yang siap dipromosikan secara nasional,” ujarnya.

Eli menambahkan, kehadiran peserta HPN 2026 menjadi peluang strategis untuk memperluas promosi pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Ini sekaligus membuka peluang promosi yang lebih luas bagi UMKM lokal,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22