Oleh karena itu, intervensi penanganan stunting tidak hanya dilakukan Dinkes Banten, OPD lain turut berperan sesuai dengan kewenangannya.
Salah satunya Dinas Perkim yang berperan mengatasi jamban dan sanitasi air bersih. Sehingga pola hidup sehat dapat terwujud.
“Semua intervensi dilakukan, sehingga bukan hanya stunting yang berhasil tapi seluruh program yang tergabung dalam intervensi layanan primer terwujud baik,” jelasnya.
Menurutnya, intervensi yang dilakukan di Kadu Jaya akan berlangsung 40 hari. Harapannya penanganan stunting dapat ditekan sesuai target.
“Ini sudah melalui analisis, kita harus lakukan promotif sampai kuratif. Bukan hanya pada bayi atau ibu hamil, tapi semua masyarakat merasakan poster cetting di Posyandu,” tuturnya. (ADV)***
Halaman : 1 2





