Jangan Khawatir, Keamanan dan Keselamatan Pengunjung di Wisata Pantai Lebak Dijaga Balawista

- Penulis

Selasa, 27 Desember 2022 - 08:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO ILUSTRASI. Puluhan ribu wisatawan memadati wisata pantai Kabupaten Lebak. (Dok. Detikcom)

FOTO ILUSTRASI. Puluhan ribu wisatawan memadati wisata pantai Kabupaten Lebak. (Dok. Detikcom)

Lebak- Kunjungan wisatawan ke destinasi wisata pantai di Kabupaten Lebak pada libur natal 2022 mengalami penurunan signifikan. Kabarnya, hal itu dampak dari cuaca buruk yang menerjang pesisir pantai di wilayah Kabupaten Lebak bagian selatan.

Ketua Balawista Pantai Sawarna, Rendy mencatat kurang dari 1.000 wisatawan mengunjungi pantai Sawarna pada 24-25 Desember 2022. Tentunya, kondisi itu berbanding terbalik saat perayaan libur Natal 2021 lalu yang mencapai 2.000 orang lebih.

Baca Juga :  Ndaru Banten Diskusi dengan Kaesang Pangarep: Bicara soal Konsolidasi Akbar

“Cuaca buruk yang terjadi pada akhir tahun 2022 menyebabkan wisatawan malas untuk datang berlibur ke pantai. Mereka khawatir, gelombang tinggi di pantai membahayakan keselamatan dirinya dan keluarga,” kata Rendy, Minggu 25 Desember 2022.

Pelaku pariwisata di Sawarna berharap, cuaca ekstrem cepat berlalu. Sehingga, pada libur tahun baru 2023, kunjungan wisatawan ke Sawarna meningkat. Apalagi, banyak wisatawan yang telah memesan penginapan di Sawarna untuk libur tahun baru.

“Kita berharap, wisatawan dapat menikmati liburan akhir tahun di Sawarna. Kita jamin keamanan dan keselamatan wisatawan yang akan berlibur bersama keluarga dan rekan-rekannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Mantan Kadis DLH Kota Tangerang Jadi Tersangka TPA Rawa Kucing

Menurut Rendy, Balawista Sawarna standby di pinggir pantai untuk mengawasi wisatawan yang berlibur. Untuk mencegah kecelakaan laut, dirinya dan pemerintah desa memasang poster imbauan agar wisatawan tidak berenang di pantai.

Kata Rendy, hal itu dilakukan karena gelombang di pesisir pantai masih tinggi dan berpotensi membahayakan pengunjung.

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50