Jembatan Puan Maharani di Lebak Mulai Diperbaiki, Miring Tak Bisa Dilalui Kendaraan

- Penulis

Jumat, 4 November 2022 - 13:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jembatan Puan Maharani di Kabupaten Lebak dalam keadaan rusak parah. (Dok. Warta Banten)

Kondisi jembatan Puan Maharani di Kabupaten Lebak dalam keadaan rusak parah. (Dok. Warta Banten)

Lebak- Jembatan gantung penghubung Kampung Kedung – Bojong Apus di Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak akan segera diperbaiki.

Jembatan yang menelan anggaran Rp4,2 miliar itu berulang kali rusak selepas diresmikan Puan Maharani pada tahun 2016 silam.

Kekinian, jembatan yang dikenal warga sebagai ‘Jembatan Puan’ itu kondisinya miring dan tak bisa dilalui kendaraan.

Baca Juga :  Sambut Dr. Amrullah, PGMI Bakal Kolaborasi dengan Kemenag Banten

Kepala Dinas PUPR Lebak, Irvan Suyatupika mengatakan perbaikan akan dilakukan oleh pihak Kementerian dalam waktu dekat.

“Tadi kita cek kondisinya, tahun ini mulai ditangani,”kata Irvan kepada Dailyhits, Jumat, 4 November 2022.

“Yang memperbaiki dari kementerian. Kemungkinan di pekan depan,”tambah dia.

Baca Juga :  Horeee! Bantuan Dana Desa dari Pemprov Banten Naik Drastis Jadi Rp60 Juta

Kata Irvan, perbaikan akan dilakukan pada pondasi jembatan agar semakin kokoh dan stabil.

“Yang diperbaiki pondasinya. Tidak ada perubahan ataupun perpindahan bentangan,”katanya.

Diketahui, masyarakat Sukamekarsari mengeluhkan kondisi Jembatan Puan yang berulang kali rusak. Padahal, akses tersebut merupakan salah satu penopang masyarakat dalam meningkatkan ekonomi.

 

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Rabu, 2 September 2026 - 13:22

RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang

Berita Terbaru