“Kita tahu bahwa salah satu kunci keberhasilan penanganan stunting berawal dari deteksi dini kasus dan edukasi pencegahan oleh para kader posyandu. Oleh karenanya menjadi penting untuk terus meningkatkan literasi dan berbagi pengalaman dengan para kader agar posyandu menjadi semakin berdaya dan efektif dalam mencegah dan menangani kasus stunting,”jelas dia.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kalanganyar, Mayasari mengatakan bahwa di wilayah Kalanganyar masih ditemukan sejumlah kasus balita stunting.
“Kami segera merespon jika ditemukan indikasi kasus stunting saat pelaksanaan posyandu dengan melakukan kunjungan rumah. Para kader posyandu juga secara aktif melakukan edukasi terkait stunting bagi warga di wilayahnya untuk mencegah timbulnya kasus stunting baru,”kata Maya.
Mayasari juga menyambut baik adanya kegiatan penguatan kapasitas kader posyandu yang diselenggarakan oleh FKM UI.
“Kami sangat menyambut baik terselenggaranya kegiatan peningkatan literasi ini karena para kader jadi bisa mendapatkan update terkait stunting dan mendiskusikan tantangan di lapangan,”tandasnya. (Abd/Red)
Halaman : 1 2







