Para tukang ojek pangkalan ini memutuskan bergabung melakukan perbaikan lantaran jalan itu juga kerap dilalui mereka untuk mengais rejeki.
“Di jalan rusak itu, kecelakaan kerap dialami oleh para pengguna kendaraan roda dua, para pengguna kendaraan roda empat juga mengalami slip dan kesulitan menanjak, apalagi ketika terjadi hujan,”kata Pardi salah satu anggota komunitas Ojek.
“Rusaknya infrastruktur jalan juga mengganggu roda perekonomian masyarakat yang sehari-hari mengakses jalur jalan ini dengan sarana transportasi, mengingat rawan, rentan dan berbahayanya jalur ini saat dilintasi kendaraan,”tambah dia.
Terpisah, Kepala Desa Cikamunding Yayan Hendayana mengapresiasi penuh kekompakan warganya.
Menurutnya, perbaikan itu muncul murni atas dasar keinginan masyarakat yang memang sedari lama mendambakan ruas jalan tanjakan Panjang dalam kondisi mulus.
“Kita mendukung penuh apa yang dilakukan oleh masyarakat Cikamunding. Karena untuk membangun desa itu perlu kebersamaan dan kerjasama semua pihak,”tandas pria yang akrab disapa Kang Jaro Yayan ini.
Halaman : 1 2







