Bahkan, sejumlah kader menyebut Nabil berpotensi mengisi posisi strategis dalam kepengurusan Demokrat di Banten maupun Kabupaten Lebak. Namun, seluruh spekulasi itu masih sebatas pembicaraan di balik layar. Belum ada satu pun yang dikonfirmasi secara resmi oleh pengurus partai.
Di tengah beragam dugaan tersebut, Nabil akhirnya angkat bicara.
Ia mengonfirmasi bahwa dirinya kini telah bergabung dengan Partai Demokrat. Keputusannya itu, kata dia, merupakan bentuk komitmen untuk ikut berkontribusi membesarkan partai yang didirikan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Saya bergabung dengan Partai Demokrat dan berkomitmen untuk ikut membesarkan partai ini,”ujar Nabil.
Meski telah menyatakan bergabung, Nabil belum mengungkap posisi yang akan diembannya. Partai Demokrat pun masih menutup rapat arah penugasannya.
Kini, satu pertanyaan masih menggantung: sekadar menjadi kader, atau justru sedang dipersiapkan memegang peran penting di Demokrat? ***
Halaman : 1 2







