Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Banten, Warga Diminta Pakai Masker!

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 10:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penomena gunung Anak Krakatau, Dok (Ist/Dailyhits.id)

Penomena gunung Anak Krakatau, Dok (Ist/Dailyhits.id)

DAILYHITS.ID – Abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mulai menyebar ke sejumlah wilayah Provinsi Banten. Kondisi ini membuat masyarakat, khususnya warga di pesisir Kabupaten Serang dan Pandeglang, diminta meningkatkan kewaspadaan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga :  Hasil Hitung KPU, Hasbi - Amir Menang 330 Ribu Suara di Pilkada Lebak

Kepala Pelaksana BPBD Banten Lutfi Mujahidin mengatakan, berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui RGB Citra Himawari-8 pada Sabtu (5/9/2026) pukul 16.00 WIB, sebaran abu vulkanik terpantau bergerak hingga sejumlah wilayah Banten.

“Kalau melihat data dalam peta itu, semua pesisir pantai barat terdampak, abu vulkanik yang pasti tersebar pesisir barat Pandeglang dan pesisir barat Serang,” kata Lutfi kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu. (5/9/2026)

Baca Juga :  PT PLN Indonesia Power Area Banten, Laksanakan Program Bedah Rumah di Mancak

Menurut Lutfi, berdasarkan laporan BMKG, sebaran abu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 20.000 kaki teramati bergerak ke arah tenggara hingga selatan.

Sebaran tersebut mencakup sebagian wilayah Banten dan Jawa Barat serta perairan di sekitarnya.

Berita Terkait

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga
Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual
300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang
Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru
RDF Indah Kiat Berkapasitas 8.100 Ton, Wamenko: Harus Dimanfaatkan Atasi Sampah Serang
Kabar baik! Masyarakat Kini Tak Mesti ke Dukcapil, Layanan Adminduk Sudah Ada di Desa
Pupuk dan Ketahanan Pangan: Mata Rantai yang Tak Boleh Terputus
Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 10:52

Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Banten, Warga Diminta Pakai Masker!

Sabtu, 5 September 2026 - 16:11

Rp55,47 Miliar Belanja Tenaga Ahli Disorot, Pergub SHS Banten Perluas Rekening 0029 untuk Honor Lembaga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01

Teken MoU, Bawaslu Lebak dan DP3AP2KB Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual

Rabu, 2 September 2026 - 23:00

300 Massa AKAMSI Geruduk ATR/BPN, Desak HGB 70-71 Sanur Tak Diperpanjang

Rabu, 2 September 2026 - 20:20

Museum Multatuli: Belajar Sejarah dengan Cara Seru

Berita Terbaru