DAILYHITS. ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 41 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten memperkenalkan pembelajaran coding kepada siswa kelas 6 SDN Padarincang 1, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong literasi teknologi sejak dini dan menjadi bagian dari program kerja utama KKN di bidang pendidikan dan teknologi.
Sebanyak 13 mahasiswa terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, yang mendapat sambutan antusias dari para siswa, guru, dan pihak sekolah.
“Kami bersama kelompok sangat bersemangat memperkenalkan coding ini sebagai metode pembelajaran baru di tingkat Sekolah Dasar. Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar Ihlasul Amal, salah satu anggota KKN kepada wartawan, melalui keterangan tertulis, Kamis (31/7/2025).
Menurut Ihlasul, pengenalan coding dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh siswa. Para peserta diajak memahami dasar-dasar logika pemrograman menggunakan media visual serta praktik langsung melalui permainan edukatif digital.
Ia menyampaikan, Selain memperkenalkan coding, mahasiswa KKN juga mengadakan sejumlah program lainnya, antara lain penyuluhan kebersihan lingkungan
“Program kami, penyuluhan kebersihan lingkungan, edukasi literasi, dan kegiatan keagamaan. Semua kegiatan tersebut menyasar siswa Sekolah Dasar dengan pendekatan yang edukatif dan aplikatif”. Ujar ihlasul
Kepala SDN Padarincang 1, Suntiamah, memberikan apresiasi terhadap program inovatif tersebut. Menurutnya, pengenalan coding merupakan langkah penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
“Saya sangat mengapresiasi program kerja yang diinisiasi mahasiswa KKN Kelompok 41. Ini merupakan terobosan luar biasa dalam memperkenalkan metode pembelajaran baru bagi siswa Sekolah Dasar,” kata Suntiamah.
Ia juga menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat besar bagi para guru, khususnya dalam memperkaya metode pengajaran berbasis teknologi. Suntiamah berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Program dan kerja sama seperti ini semoga bisa terus berjalan agar siswa lebih siap menghadapi era digital,” tutupnya.








