Mayat Bayi Laki-laki di Sungai Ciberang Terungkap, Dibuang oleh Ibu dan Neneknya

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 12:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat ungkap kasus penemuan bayi laki-laki di Sungai Ciberang. (FOTO DAILYHITS)

Polisi saat ungkap kasus penemuan bayi laki-laki di Sungai Ciberang. (FOTO DAILYHITS)

DAILYHITS LEBAK- ER (19) dan U (49) warga Kabupaten Lebak diamankan pihak kepolisian setelah melakukan tindak pidana dengan membuang bayi laki-laki ke selokan hingga menyebabkan meninggal dunia. Keduanya merupakan ibu dan anak.

ER tega membuang bayi yang baru dilahirkannya karena malu. Dalam prosesnya dia meminta bantuan sang ibu berinisial U.

Kasus ini terbongkar setelah pihak kepolisian menerima laporan adanya penemuan jasad bayi laki-laki di Sungai Ciberang. Setelah diselidiki bayi tersebut merupakan anak dari ER.

Baca Juga :  Doctors take inspiration from online dating to build organ transplant AI

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki mengatakan ER hamil setelah melakukan hubungan badan dengan kekasihnya yakni IM beberapa waktu lalu. “Jadi bayi itu hasil hubungan ER dengan kekasihnya IM,”kata Zaki saat ungkap kasus di Mapolres Lebak, Kamis (10/7/2025).

Zaki menjelaskan adanya keterlibatan U dalam perkara ini bermula ketika ER melakukan pemeriksaan di RSUD Adjidarmo dengan keluhan sakit dada. Setelah dilakukan pemeriksaan medis ER akhirnya harus menjalani rawat inap.

Baca Juga :  Lapor Pak Polisi, Warga Cikamunding Geram Proyek Obvitnas Diganggu Oknum Preman

“Setelah 7 hari dari hasil pemeriksaan pihak rumah sakit tidak mengetahui kalau ER hamil. Sehingga dia melahirkan sendiri juga tanpa sepengetahuan U yang memang tengah menunggu korban di rumah sakit,”kata Zaki saat ungkap kasus di Mapolres Lebak, Kamis (10/7/2025).

Setelah melahirkan, lanjut Zaki, ER lantas memberitahukan bahwa dia hamil dan telah melahirkan. Disitu ER juga meminta tolong kepada U agar memberikan bayi tersebut kepada IM.

Berita Terkait

Tak Sampai Sehari, Pelaku Curanmor yang Viral di Lebak Berhasil Diciduk
Menko Agus Harimurti Yudhoyono Ngabuburit ke Banten, Silaturahmi Ulama sampai Nyetir Sendiri
Tak Mau Banjir Terulang, Komisi IV DPRD Serang Minta Solusi Jangka Panjang ke BBWSC3
Universitas Faletehan Gandeng Asosiasi, Siap Lulus Siap Kerja.
Akademisi UNIS Tangerang Kritik Pernyataan Wakil Ketua DPRD Serang soal RDP Banjir
RDP DPRD Kabupaten Serang Jadi Instrumen Kontrol Publik, Akademisi Tekankan Akuntabilitas OPD
Satu Abad NU, Umar Bin Barmawi Tegaskan Peran NU Jaga Persatuan dan Toleransi Bangsa
Urus Izin PBG di Kota Serang, PT JDI Setor Retribusi Rp2,5 Miliar

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24

Tak Sampai Sehari, Pelaku Curanmor yang Viral di Lebak Berhasil Diciduk

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:24

Menko Agus Harimurti Yudhoyono Ngabuburit ke Banten, Silaturahmi Ulama sampai Nyetir Sendiri

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:41

Tak Mau Banjir Terulang, Komisi IV DPRD Serang Minta Solusi Jangka Panjang ke BBWSC3

Senin, 2 Februari 2026 - 22:08

Universitas Faletehan Gandeng Asosiasi, Siap Lulus Siap Kerja.

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:59

Akademisi UNIS Tangerang Kritik Pernyataan Wakil Ketua DPRD Serang soal RDP Banjir

Berita Terbaru