“U ini akhirnya membungkus bayi ke dalam kantong hitam, dia nyari-nyari IM di depan rumah sakit karena nggak ada akhirnya U membuang bayi tersebut ke selokan depan rumah sakit yang alirannya mengalir ke Sungai Ciberang,”katanya.
Dari hasil pemeriksaan juga menurut Zaki, ER dan U tega membuang bayi yang masih menempel ari-arinya itu karena malu dan kesal IM tak kunjung ditemukan sesuai melahirkan.
“Alasannya malu dan kesal kepada IM (kekasih ER-red,”katanya.
Sebelumnya diberitakan,Masyarakat Kampung Muhara Kebon Kelapa, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dihebohkan oleh peristiwa penemuan mayat bayi yang mengambang di Sungai Ciberang.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada pukul 14.30 WIB, Kamis (12/6/2025). Ketika itu salah seorang warga bernama Edi (45) tengah mengambil bambu menggunakan rakit. Seketika dia dibuat aneh oleh sesosok bayi yang mengapung.
Saat ditemukan Kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki itu terpelungkup dan tersangkut jaring ikan. Alhasil, Edi melapor kepada warga dan petugas kepolisian dan Babinsa. ***
Halaman : 1 2





