“Karena masih masa pemulihan juga pasca pandemi, jadi kami siap membantu dan mendampingi. Terutama bagi IKM dan UMKM di Lebak,”katanya.
IKM dan UMKM, kata Orok, adalah salah satu pilar penting dalam menjaga kestabilan bahkan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Selain melakukan perputaran ekonomi dilingkup perdagangan, IKM juga dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
“Sebelum pandemi lalu, banyak produk hasil dari IKM dan UMKM Lebak yang mendunia. Contohnya makanan ringan khas lebak, pisang galek yang bahkan tembus verifikasi hingga ke Dubai. Sayangnya, itu terhambat oleh pandemi sampai saat ini,” tuturnya.
Sementara itu, Sekertaris Dinkop UMKM Lebak, Imam Suangsa mengatakan, dengan banyaknya pelaku UMKM, bisa dijadikan sebagai ujung tombak peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lebak.
“Kita selalu memperhatikan keadaan dari para pelaku UMKM. Karena bagi kami, dengan meningkatnya kualitas para pelaku UMKM bisa dijadikan parameter peningkatan ekonomi dikalangannya,” kata Imam.
Halaman : 1 2





