Dalam hal ini, Helldy berharap agar Pentas PAI tersebut dapat bermanfaat sekaligus mempersiapkan anak-anak menuju Indonesia Generasi Emas 2045. “Kami mengucapkan selamat berlomba kepada adik- adik peserta, semoga mendapatkan hasil yang terbaik serta dapat mewakili Kota Cilegon pada tingkat yang lebih besar,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Cilegon Lukmanul Hakim menyampaikan terimakasih kepada Pemkot Cilegon yang telah peduli kepada para guru PAI. “Kami ingin mengucapakan terimakasih yang besar kepada Pemerintah Kota Cilegon, khususnya Wali Kota Cilegon Pak Helldy yang telah perduli akan guru-guru agama yang ada di Kota Cilegon. Banyak sekali kepedulian yang telah diberikan oleh Pemerintah Kota Cilegon terhadap guru-guru PAI,” ungkapnya.
Dijelaskan Lukmanul Hakim, Pentas PAI merupakan tolak ukur keberhasilan guru terhadap pendidikan kepada siswanya, terutama bidang Kaligrafi dan Tilawatil Qur’an. “Kami berharap Pentas PAI ini dapat dilaksanakan dengan jujur, tanpa adanya intimidasi dari pihak lain, karena yang terbaik nantinya akan mewakili Kota Cilegon pada tingkat Provinsi Banten,” jelasnya.
Ketua Pelaksana Pentas PAI Kota Cilegon Fadli mengatakan, Pentas PAI tersebut baru kembali bisa digelar sejak terhalang covid 19. “Sda 8 jenis perlombaan Islami yang diselenggarakan antara lain Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) kategori Putra dan Putri, Musabaqoh Hifdzil Qur’an kategori Putra dan Putri, Pildacil (Pemilihan Dai Cilik) kategori Putra dan Putri, serta Kaligrafi kategori Putra dan Putri,” katanya. (Advertorial)
Halaman : 1 2





