Pemkot Serang Ngebet Kejar Status Ibu Kota Banten demi Akses Anggaran Pembangunan 

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Serang, Budi Rustandi. (FOTO Humas Pemkot Serang)

Wali Kota Serang, Budi Rustandi. (FOTO Humas Pemkot Serang)

DAILYHITS – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menegaskan tuntutannya kepada Pemerintah Pusat agar status Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten dicantumkan secara jelas dalam regulasi nasional. Penegasan status ini dinilai krusial untuk memastikan kota tersebut mendapatkan hak pembangunan yang sepadan serta alokasi anggaran yang lebih besar.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan bahwa selama bertahun-tahun penulisan nama Serang dalam berbagai regulasi sering menimbulkan kerancuan. Ketidakjelasan itu membuat Kota Serang kerap mengalami kendala saat mengajukan dasar hukum bagi kebutuhan pembangunan strategis.

Baca Juga :  Kerja Terlihat, Publik Mengapresiasi: Satu Tahun Transformasi Pemkot Serang

“Selama ini muncul kerancuan dalam penulisan Serang di regulasi. Karena itu, kejelasan administratif sangat dibutuhkan sebagai landasan kuat untuk alokasi pembangunan yang proporsional,” bunyi keterangan resmi Pemkot Serang.

Sebagai tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Pemkot Serang telah merampungkan kajian administratif mengenai status ibu kota. Dokumen tersebut disusun untuk memastikan bahwa posisi Serang tertulis secara jelas, lengkap, dan tidak multitafsir dalam aturan nasional.

Baca Juga :  Wali Kota Serang Murka saat Pelantikan PPPK Paruh Waktu: Baru Dilantik udah Tengil

“Semua arahan dari Ditjen Otda Kemendagri sudah kami ikuti. Alhamdulillah, kajian telah selesai dan siap diserahkan,” ujar Budi Rustandi dikutip, Jumat (5/12/2025).

Berita Terkait

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22