“Hasilnya, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang seperti sendok alumunium, botol kaca, hingga kartu remi,” ujrnya.
Namun Lapas Sumedang teruji kuat dengan nihilnya temuan handphone maupun narkotika.
Ia mengaku Ketegangan sempat terasa saat proses pengambilan sampel atau Tes urine.
“Melengkapi razia fisik, tes urine mendadak juga dilakukan terhadap 50 petugas dan 52 warga binaan yang dipilih secara acak dan suasana berubah lega setelah tim medis menyatakan seluruh hasil tes adalah negatif,” katanya.
Sinergi lintas instansi ini menjadi pesan kuat bagi publik bahwa Lapas Sumedang bertransformasi menjadi lembaga yang lebih transparan, aman, dan berintegritas.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan situasi yang tetap kondusif, menandai keberhasilan awal dari penguatan pengawasan yang berkelanjutan.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita: Dailyhits.id
Halaman : 1 2







