Selain itu, penguatan sinergi antar OPD menjadi salah satu fokus utama dalam implementasi digitalisasi.
Kolaborasi yang solid diharapkan mampu menciptakan sistem yang terintegrasi, responsif, dan mampu menyelesaikan berbagai kendala di lapangan secara cepat.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha, mengungkapkan bahwa pelaksanaan High Level Meeting TP2DD tahun ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya dihadiri langsung oleh kepala daerah sejak terbentuknya tim percepatan digitalisasi.
“Dukungan langsung dari Ibu Bupati menjadi motivasi besar bagi kami di Bapenda dan seluruh OPD penghasil retribusi untuk terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi,” ujarnya.
Farhan menambahkan, pihaknya akan terus melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat terkait manfaat transaksi digital. Menurutnya, digitalisasi tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh bahwa sistem digital ini mempermudah mereka, baik dalam pembayaran pajak maupun retribusi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kabupaten Serang saat ini telah menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam implementasi ETPD. Capaian ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan inovasi dan penguatan sistem digital dalam pelayanan publik.
Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Bapenda Kabupaten Serang optimistis transformasi digital akan membawa dampak positif bagi peningkatan pendapatan daerah, transparansi pengelolaan keuangan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Adv)
Halaman : 1 2







