Kata Limbong, pihaknya juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebari menunggu hasil visum. “Kita mau ke lokasi juga, visumnya belum keluar kita masih tunggu hasil visum,”tandasnya.
*Kronologi Kejadian*
Kasus ini bermula pada saat Kepala SMA Negeri 1 Cimarga, Dini Vitria menegur salah seorang siswa kelas 12 yang ketahuan merokok di area sekolah.
Karena tak mengaku, Dini akhirnya refleks menampar pipi siswa tersebut.
Dini mengakui hal tersebut, namun tamparan itu dilakukan secara pelan dan bentuk pendekatan tegas untuk mendisiplinkan anak.
Pihak keluarga yang tak terima melaporkan kepsek ke polisi. Selian itu pasca penamparan, 630 siswa sekolah tersebut kemudian melakukan aksi mogok sekolah pada Senin, 13 Oktober 2025. ***
Halaman : 1 2





