DAILYHITS – Kepolisian Resor (Polres) Lebak mengungkap sebanyak 264 kasus tindak pidana dari total 397 kasus kejahatan yang terjadi di Kabupaten Lebak sepanjang tahun 2025. Jumlah pengungkapan tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Pada tahun 2024, jumlah tindak pidana (JTP) di Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 391 kasus, dengan 228 kasus di antaranya berhasil diungkap aparat kepolisian.
Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki mengatakan, dari ratusan kasus yang ditangani, terdapat sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian publik. Kasus tersebut meliputi pembunuhan, penganiayaan berat, pencurian dengan pemberatan (curat), hingga pencurian dengan kekerasan (curas).
“Kasus menonjol yang berhasil kami tangani di antaranya tiga kasus pembunuhan, tujuh kasus penganiayaan berat, 170 kasus curat, dan 13 kasus curas,” kata Zaki saat konferensi pers ungkap kasus akhir tahun di Mapolres Lebak, Senin (29/12/2025).
Menurut Zaki, kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua (R2) masih menjadi perhatian utama Satreskrim Polres Lebak karena tingkat kejadiannya yang relatif tinggi. Berbagai upaya pun dilakukan, baik dalam pencegahan maupun pengungkapan kasus.
“Semua kasus menjadi perhatian kami, namun pencurian R2 memang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus kami tekan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Wisnu Adicahya menjelaskan, dari 264 kasus yang berhasil diungkap, seluruhnya telah dinyatakan lengkap (P21) dan diserahkan ke Kejaksaan untuk proses persidangan.
“Clearance rate kami mencapai 55 persen. Sisanya masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan. Kami optimistis seluruh kasus dapat dituntaskan, meskipun ada kendala karena sebagian pelaku berasal dari luar daerah,” jelas Wisnu.
Selain pengungkapan kasus kriminal, Polres Lebak juga memaparkan sejumlah capaian lainnya sepanjang tahun 2025, di antaranya dukungan terhadap program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di lahan seluas sekitar 322 hektare, penindakan terhadap 576 knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta penilangan terhadap ribuan kendaraan bermotor. ***








