Menurut Nani, rusaknya jalan dikarenakan banyaknya kendaraan raksasa yang bebas lalulalang. “Truk sampah, truk tronton membawa triplek juga lewat dari pabrik. Sering masuk siang malam. Siapapun orang yang punya hak perbaiki jalan, kami mohon perbaiki jalan ini itu saja,”tuturnya.
Kata Nani, berdasarkan pengetahuannya kondisi jalan itu terakhir diperbaiki pada tahun 2005. Hingga saat ini tidak ada perbaikan. “Kalau tidak ada perbaikan jalan akan kami tutup terus,”tandasnya.
Pemerintah Bungkam
Nani juga menerangkan bahwa sejumlah warga telah beraudiensi dengan pihak pemerintah desa namun tidak ada kejelasan. “Mungkin ada ya tapi kita ngga tau seperti apa,”ucapnya.
Dihubungi terpisah, Kepala DLH Lebak Iwan Sutikno memilih bungkam. Pesan WhatsApp yang dilayangkan tak direspon meski telah menandakan bahwa pesan dibaca. (Abd/Red)
Halaman : 1 2







