
Menurut Budi, layanan digital Ruhay juga telah terintegrasi dengan aplikasi JKN Mobile milik BPJS Kesehatan. Integrasi ini memungkinkan data peserta JKN terverifikasi otomatis sehingga mempercepat proses administrasi dan meningkatkan efisiensi pelayanan.
“Kami yakin, layanan digital ini akan meningkatkan efisiensi, keamanan data, dan kepuasan pasien secara signifikan. Ini bukan sekadar sistem, tetapi komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan transparan,” ujarnya.
Layanan APM
Selain layanan berbasis daring, RSUD Adjidarmo juga menyiapkan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) bagi pasien yang tidak dapat melakukan pendaftaran online atau memilih datang langsung ke rumah sakit. Pasien cukup datang lebih awal untuk melakukan registrasi melalui mesin anjungan yang telah disediakan di area pelayanan.
“Ada 3 mesin APM yang berlokasi di Poli Rawat Jalan. 1 di lantai atas dan 2 di lantai bawah,”katanya.
Budi menambahkan, layanan online saat ini hanya bisa digunakan oleh pasien lama yang sudah memiliki rekam medis di RSUD Adjidarmo. Sedangkan pasien baru yang belum memiliki rekam medis tetap harus mendaftar langsung di rumah sakit.
“Pasien lama seharusnya tidak perlu lagi menunggu antrean panjang, karena sistem sudah mengenali data mereka. Sedangkan yang mengambil antrean di APM itu biasanya pasien baru,” kata Budi menjelaskan.
Dengan adanya pelayanan digital Ruhay, RSUD Adjidarmo berharap dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, bersih, ramah, dan transparan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan unggulan di wilayah Banten Selatan. ***
Halaman : 1 2







