Tekor Gede! Kabupaten Serang Bayar Rp 23 M Buat Buang Sampah, Padahal Pemasukan Cuma Rp 1,2 M

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 19:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, memberikan keterangan Kepada pers, Senin, (5/1) Foto: (Dailyhits)

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, memberikan keterangan Kepada pers, Senin, (5/1) Foto: (Dailyhits)

Meski demikian, ia memberikan catatan kritis terhadap nilai nominal kerja sama yang mencapai Rp 23,177 miliar tersebut. Besarnya beban biaya yang harus dibayar kepada daerah mitra berbanding terbalik dengan efektivitas penarikan retribusi di internal Kabupaten Serang.

“Angka itu memang tidak sedikit, bahkan tergolong fantastis. Namun, ini kembali pada kebutuhan mendesak kita. Persoalan retribusi ini memang memerlukan biaya yang luar biasa besar,” tuturnya.

Baca Juga :  Pantai Indah Tapi 'Jorok' Beginilah Penampakan Pasir Putih Florida Anyer

Lebih lanjut, Bahrul menekankan bahwa pembiayaan pengelolaan sampah ke depan tidak boleh sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mendorong eksekutif untuk memaksimalkan penarikan retribusi dari masyarakat melalui penegakan regulasi yang konsisten.

Terkait besaran nilai kerja sama, Bahrul menyerahkan sepenuhnya kajian teknis dan kemampuan fiskal kepada pihak eksekutif. DPRD, menurutnya, tidak terlibat langsung dalam penentuan angka nominal, namun ia meyakini Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan penghitungan matang.

Baca Juga :  Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun: Saya Masih Sah dan Diakui SK Kemenkumham

“Jika nota kesepakatan telah ditandatangani, berarti pemerintah daerah memiliki keyakinan bahwa anggaran tersebut mampu ditutup (cover). Kerja sama ini seharusnya memberikan keuntungan timbal balik; Kabupaten Serang mendapatkan lokasi pembuangan, sementara daerah mitra memperoleh pendapatan bagi APBD mereka,” pungkas Bahrul.***

Berita Terkait

Kunjungi Yayasan Yunaniah Human Care, Nabil Jayabaya: Saya Salut, Ini Hebat
Target Tiga Besar Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Siapkan 56 Cabor 
Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten; Rekrutmen Tak Terbuka, Diduga Akomodir Orang Dekat
PPDI Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Bupati Serang, Seluruh Aspirasi Perangkat Desa Direspons Positif
Nabil Mengubah Peta?
Kapolres Lebak Baru Langsung Turun Lapangan, Tanjakan Bangarum Jadi Sorotan
Lama Jadi Perbincangan, Nabil Jayabaya Terjun ke Politik?
SPPG MBG Milik Jayabaya Jadi Role Model Nasional Kadin Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16

Kunjungi Yayasan Yunaniah Human Care, Nabil Jayabaya: Saya Salut, Ini Hebat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:38

Target Tiga Besar Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Siapkan 56 Cabor 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:01

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten; Rekrutmen Tak Terbuka, Diduga Akomodir Orang Dekat

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:49

PPDI Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Bupati Serang, Seluruh Aspirasi Perangkat Desa Direspons Positif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:51

Kapolres Lebak Baru Langsung Turun Lapangan, Tanjakan Bangarum Jadi Sorotan

Berita Terbaru